Siswi SMP di Kukar Diduga Jadi Korban Pelecehan Verbal, Kasus Dilaporkan ke Polisi

FRASA.ID, KUTAI KARTANEGARA— Seorang siswi SMP di Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), disebut tidak masuk sekolah selama sekitar satu bulan. Kondisi tersebut terjadi setelah siswi mengaku merasa tidak nyaman dan tidak aman akibat dugaan pelecehan verbal yang diduga dilakukan oleh seorang guru.

Orang tua siswi mengungkapkan, dugaan pelecehan bermula dari pesan pribadi melalui aplikasi WhatsApp yang dikirim oleh guru tersebut di luar jam sekolah. Isi percakapan dinilai tidak pantas dan merendahkan anak.

Baca juga  Diarpus Kukar Dorong Perpustakaan Khusus di Tiap OPD

Kasus itu kemudian diketahui orang tua setelah sang anak berani menceritakan kejadian yang dialaminya. Orang tua juga menduga terdapat siswa lain yang mungkin mengalami hal serupa.

Atas kejadian tersebut, orang tua telah melaporkan persoalan itu ke Polres Kutai Kartanegara. Mereka juga meminta pendampingan dari UPT Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kukar.

Kepala UPT P2TP2A Kukar, Farida, membenarkan bahwa pihaknya telah menerima dan menangani laporan tersebut. Pendampingan serta upaya pemulihan terhadap korban telah dilakukan sejak sekitar Juli 2026.

Baca juga  Layanan Puskesmas 24 Jam di Kukar Tetap Optimal di Tengah Efisiensi Anggaran

Menurut Farida, sejauh ini pihaknya menangani satu korban dalam laporan tersebut. Apabila kemudian terdapat laporan atau informasi baru, pihak UPT P2TP2A akan menindaklanjutinya sesuai prosedur.

Sementara itu, proses hukum atas laporan tersebut ditangani Satreskrim Polres Kukar. Orang tua korban juga telah menyerahkan bukti berupa tangkapan layar percakapan yang diduga berisi pesan tidak pantas.

Orang tua korban berharap proses penanganan segera memberikan kepastian dan lingkungan sekolah dapat kembali menjadi tempat yang aman bagi anak. Mereka juga berharap adanya koordinasi antara kepolisian dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kukar terkait kondisi di sekolah.

Baca juga  Distanak Bagikan Ratusan Bibit Unggul untuk Peternak di Kukar

Hingga berita ini disusun, terduga guru masih menjalankan aktivitas mengajar. Media telah berupaya meminta keterangan kepada Satreskrim Polres Kukar mengenai perkembangan laporan tersebut, namun belum memperoleh respons.

Catatan: Dugaan pelecehan dalam berita ini masih dalam proses penanganan. Identitas siswi dan pihak terkait tidak dicantumkan untuk melindungi anak serta menjaga asas praduga tak bersalah.

 

Bagikan: