FRASA.ID, KUTAI BARAT – Semangat pelestarian budaya dan pengembangan ekonomi lokal di Kutai Barat (Kubar) semakin membara dengan suksesnya pelaksanaan pelatihan batik tulis motif khas Kubar. Inisiatif luar biasa ini merupakan buah kolaborasi strategis antara PT Bharinto Ekatama (BEK) dan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kubar, yang disambut antusias dan apresiasi tinggi oleh Bupati Kutai Barat, Frederick Edwin, saat meninjau langsung kegiatan pelatihan di Kantor Dekranasda Kubar, Barong Tongkok, pada Rabu (22/10/2025)
“Saya sangat bangga melihat hasil karya batik tulis khas Kubar yang telah selesai. Motifnya menonjolkan kekhasan daerah serta menumbuhkan rasa cinta terhadap wastra sebagai hasil budaya Kubar yang juga menjadi bagian dari identitas kita,” ujar Bupati
Frederick Edwin menyatakan program tersebut tidak hanya menjadi ajang transfer ilmu dan kulturisasi antara pembatik berpengalaman dari Yogyakarta dengan calon pembatik lokal Kubar, tetapi juga berhasil melahirkan karya-karya batik tulis yang memukau.
Beliau menegaskan bahwa potensi besar ini harus terus digali dan dikembangkan agar batik Kubar tidak hanya menjadi kebanggaan daerah tetapi juga memiliki nilai ekonomi yang signifikan.
“Saya berharap para perajin terus bersemangat, dan yang terpenting adalah adanya tindak lanjut untuk menekuni kegiatan membatik ini.” Tambahnya
Ia juga berharap kegiatan tersebut bisa dikembangkan menjadi lahan potensial untuk meningkatkan perekonomian masyarakat, khususnya ekonomi keluarga di Kubar
Di sisi lain, Ketua Dekranasda Kubar, Ibu Maria Christina Mozes Edwin, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada PT BEK atas dukungan penuh mereka dalam pengembangan batik khas daerah. Beliau melihat pelatihan ini sebagai titik awal kebangkitan industri batik lokal di Kubar.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin membangkitkan semangat para perajin untuk menghasilkan karya batik yang tidak hanya indah, tetapi juga memiliki ciri khas daerah dan nilai jual tinggi,” kata Maria Christina.
Dekranasda Kubar berkomitmen penuh untuk terus mendampingi para pembatik, membantu mereka mengembangkan kreativitas dan memperluas jangkauan pemasaran hasil karya mereka. Visi besar Dekranasda adalah menjadikan batik khas Kubar sebagai produk unggulan daerah yang mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional, membawa nama harum Kutai Barat ke kancah yang lebih luas. Kolaborasi inspiratif ini menjadi bukti nyata bagaimana sinergi antara sektor swasta dan pemerintah daerah dapat menciptakan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat dan kebudayaan.(Adv/Kr)





