FRASA.ID,TENGGARONG — Wakil Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Rendi Solihin, angkat suara terkait rencana penertiban kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Kilometer 54 yang berpotensi menggusur lapak pedagang.
Ia menegaskan, pemerintah kabupaten tidak akan berpangku tangan jika kebijakan pembongkaran tetap dilakukan tanpa solusi yang berpihak pada masyarakat kecil. Menurutnya, para pedagang di kawasan Warung Panjang merupakan bagian dari warga Kukar yang harus dilindungi.
“Kalau sampai terjadi pembongkaran, pemerintah daerah akan hadir bersama mereka. Ini soal tanggung jawab kami terhadap warga,” ujar Rendi.
Rendi menilai, langkah penataan kawasan seharusnya tidak mengorbankan mata pencaharian masyarakat. Ia pun mendorong agar opsi relokasi tetap berada di sekitar Kilometer 54, mengingat lokasi tersebut telah memiliki infrastruktur yang dibangun menggunakan anggaran daerah.
Ia mengungkapkan, area yang sebelumnya disiapkan seluas kurang lebih tiga hektare masih menyisakan sekitar dua hektare lahan yang bisa dimanfaatkan. Dengan kondisi itu, menurutnya, relokasi di titik yang sama menjadi pilihan paling rasional sekaligus efisien.
“Sudah ada fasilitas dari APBD di sana. Akan sangat disayangkan jika malah dibongkar dan tidak dimanfaatkan. Itu justru berpotensi menimbulkan pemborosan,” tegasnya.
Selain itu, Rendi juga menekankan pentingnya sinergi lintas instansi dalam menyelesaikan persoalan tersebut. Ia menyebut, keterlibatan pemerintah provinsi, pemerintah pusat, hingga Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) sangat diperlukan agar kebijakan yang diambil tidak merugikan masyarakat.
“Ini bukan hanya urusan daerah, tapi perlu duduk bersama semua pihak. Kita cari solusi terbaik, terutama di tengah kondisi efisiensi anggaran saat ini,” katanya.
Diketahui, rencana penertiban di kawasan Tahura KM 54 berdampak pada sejumlah pedagang yang selama ini menggantungkan penghidupan di lokasi tersebut. Pemerintah daerah memastikan akan terus mengawal proses ini agar penataan kawasan tetap berjalan tanpa mengesampingkan kepentingan warga.(*)





