DPK Jadi Percontohan Penerapan SIStem Penataan ARSIP

FRASA.ID, SAMARINDA – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Provinsi Kalimantan Timur menjadi pilot project bagi organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi setempat dalam menerapkan sistem penataan arsip.

“Setiap OPD dapat berpartisipasi secara profesional dalam mengembangkan dan meningkatkan sistem kearsipan di instansinya masing-masing,” kata Pelaksana harian (Plh) Kepala DPK Kaltim, Taufik, di Samarinda, Selasa (10/10).

Baca juga  Bentuk Pelayanan Pusbaga Jadi Komitmen DP3A Kukar Untuk Berikan Solusi Permasalahan Rumah Tangga

Ia menyebutkan arsip yang dikelola dengan baik maka akan mempunyai nilai yang sangat vital dan penting.

Taufik menuturkan, arsip merupakan sumber informasi dan bukti otentik dari kegiatan pemerintahan, serta dapat digunakan sebagai bahan evaluasi, perencanaan, penelitian, maupun sejarah.

Ia mengemukakan bahwa penyimpanan arsip OPD di Depo Arsip DPK Kaltim baru terisi sebanyak 25 persen.

Baca juga  Lakukan Inspeksi, Pjs Bupati Kutim Pastikan Pelayanan Publik Optimal

Oleh karena itu DPK Kaltim berharap 75 persen dari ruang penyimpanan Depo Arsip turut dapat diisi oleh berkas OPD lainnya.

Lanjutnya, adapun arsip yang sudah tidak memiliki nilai guna administratif maupun historis dapat dilakukan pemusnahan melalui mesin pencacah arsip.

“Arsip yang telah melampaui batas usia ideal yakni 10 tahun harus dimusnahkan berdasarkan Peraturan ANRI Nomor 25 Tahun 2012 Tentang Pedoman Pemusnahan Arsip,” kata Taufik. (ADV)

Baca juga  Perpustakaan Kaltim Buka Peluang bagi Penulis Lokal untuk Memperkaya Koleksi Buku

Bagikan: