Frasa.Id, Kutai Timur – Dalam upaya memastikan kelancaran perjalanan masyarakat pada momentum arus mudik dan arus balik Lebaran 2026, sebuah Posko Lebaran didirikan di jalur strategis Road 9. Posko ini akan mulai beroperasi pada 11 Maret hingga 25 Maret 2026 untuk memantau sekaligus mengawal pergerakan kendaraan yang melintas di kawasan tersebut.
Pendirian posko tersebut merupakan hasil kerja sama antara PT Kaltim Prima Coal (KPC), PT Wijaya Karya (WIKA), dan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN). Kolaborasi ini menjadi langkah konkret untuk meningkatkan pengawasan serta memberikan dukungan keamanan bagi para pemudik yang melintasi jalur tersebut.
General Manager External Affairs and Sustainable Development (ESD) KPC, Wawan Setiawan, menjelaskan bahwa kehadiran posko ini menjadi bentuk komitmen bersama dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat yang sedang melakukan perjalanan mudik.
“Melalui posko ini kami ingin memastikan bahwa perjalanan masyarakat, khususnya yang melintas di jalur Road 9, dapat berlangsung lebih aman dan lancar. Ini adalah wujud sinergi antara perusahaan, pemerintah, dan aparat dalam memberikan rasa nyaman bagi para pemudik,” ungkap Wawan.
Posko Lebaran tersebut juga akan menjadi pusat koordinasi bagi berbagai pihak yang terlibat dalam pengamanan jalur mudik. Sejumlah petugas dari berbagai instansi akan berjaga secara bergantian selama masa operasional posko.
Di antaranya adalah petugas keamanan KPC, Dinas Perhubungan (Dishub), Kepolisian Lalu Lintas (Polantas), serta personel dari Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional. Kehadiran lintas instansi ini diharapkan mampu mempercepat respons terhadap berbagai kondisi yang mungkin terjadi di lapangan.
Koordinasi yang terjalin antarinstansi juga diharapkan dapat meminimalkan potensi gangguan lalu lintas, termasuk kemacetan maupun kejadian darurat yang mungkin muncul saat mobilitas masyarakat meningkat menjelang Hari Raya Idulfitri.
Selain berfungsi sebagai pusat pengawasan dan pengamanan, posko tersebut juga dilengkapi berbagai fasilitas penunjang bagi para petugas yang berjaga selama 24 jam.
Beberapa fasilitas yang tersedia di antaranya kamera pengawas (CCTV) untuk memantau kondisi lalu lintas secara real-time, jaringan internet, televisi, sofa untuk beristirahat, serta kulkas dan dispenser yang menunjang kebutuhan petugas selama bertugas.
Keberadaan fasilitas tersebut diharapkan dapat mendukung kenyamanan petugas sehingga mereka dapat menjalankan tugas pengawasan dan pelayanan dengan maksimal selama periode mudik berlangsung.
Dengan beroperasinya Posko Lebaran di jalur Road 9, pengawasan terhadap arus kendaraan di kawasan tersebut diharapkan semakin optimal, sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat yang melakukan perjalanan menuju kampung halaman maupun kembali setelah merayakan Idul fitri.






