Pemkab Kukar Dorong Pemerataan Layanan Kesehatan Lewat Program Makanan Bergizi dan Etam Sejahtera

FRASA.ID, KUTAI KARTANEGARA-Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus memperkuat akses pelayanan kesehatan yang merata bagi seluruh lapisan masyarakat. Dua program unggulan kini menjadi fokus dalam mewujudkan misi pertama pembangunan daerah, yakni peningkatan pelayanan dasar kesehatan sejalan dengan RPJMD Kukar dan 17 program dedikasi daerah.

Program tersebut meliputi Makanan Bergizi Gratis (MBG) untuk balita dan lansia serta Etam Sejahtera (berobat gratis cukup dengan NIK), yang tengah digarap melalui Dinas Kesehatan Kukar.

Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kukar, Kusnandar mengatakan bahwa kedua program ini merupakan bentuk nyata keberpihakan pemerintah terhadap kelompok rentan sekaligus komitmen dalam mendukung pemenuhan layanan kesehatan dasar.

“Di misi pertama ini, Dinas Kesehatan memiliki dua fokus utama, yaitu makanan bergizi gratis untuk balita dan lansia, serta Etam Sejahtera untuk memudahkan masyarakat berobat cukup dengan NIK atau KTP,” ujar Kusnandar, Jumat (7/11/2025).

Baca juga  3 Lokasi Buncu Baca Etam yang Tersebar di Paser

Pendampingan Posyandu dan Pengawasan Gizi

Kusnandar menjelaskan bahwa implementasi MBG akan banyak terpusat di Posyandu. Karena itu, Dinkes fokus memastikan dua aspek utama berjalan baik, yaitu penguatan kapasitas kader serta pengawasan keamanan dan mutu gizi makanan.

“Karena program dilaksanakan di Posyandu, kami melakukan pendampingan dan peningkatan kompetensi kader kesehatan serta memastikan standar kesehatan pangan tetap terjamin,” jelasnya.

Program ini bersifat lintas sektor dengan melibatkan Dinas Sosial dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), di mana Dinkes memegang kendali pada validasi data sasaran dan aspek kesehatan publik.

Baca juga  Mahasiswa Kukar di Malang Akui Rendi Solihin Gercep, Asrama Putra Segera Direhab Total

Akses Berobat Lebih Mudah Pakai NIK

Terkait Program Etam Sejahtera, Kusnandar menegaskan bahwa layanan ini berlaku bagi masyarakat Kukar yang terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan. Pemerintah daerah akan menanggung iuran bagi warga kategori prasejahtera.

“Yang harus dipahami, berobat cukup dengan NIK berarti warga Kukar yang memiliki NIK Kabupaten Kukar dapat didaftarkan sebagai peserta BPJS. Pemerintah akan menanggung iuran bagi warga yang membutuhkan,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya memastikan status kepesertaan aktif.

“Jika NIK sudah terdaftar, pastikan aktif. Bila belum, segera lapor ke Puskesmas untuk diproses oleh pemerintah daerah,” tambahnya.

Baca juga  Pemuda Kukar Didorong Jadi Konten Kreator Profesional Lewat Sertifikasi Resmi

Prioritas Bupati: Kesehatan untuk Semua

Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri menyatakan bahwa Etam Sejahtera merupakan prioritas utama dalam mewujudkan visi Kukar Idaman Terbaik, terutama pada peningkatan layanan dasar publik.

“Program ini adalah komitmen kami untuk memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang mudah dan setara. Tahun 2026 ditargetkan seluruh program berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi warga Kukar,” ucap Aulia.

Optimistis Mengurangi Ketimpangan Layanan

Dengan percepatan program serta sinergi antarperangkat daerah, Pemkab Kukar berharap implementasi keduanya akan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, memperkuat perlindungan sosial, dan menekan kesenjangan pelayanan kesehatan, terutama bagi balita dan lansia sebagai kelompok rentan.(adv/prokomkukar)

Bagikan: