Diduga Korsleting Listrik, Rumah Warga di Sebulu Hangus Dilalap Api

FRASA.ID,KUTAI KARTANEGARA – Sebuah rumah berbahan kayu di Jalan Syahran, RT 3, Desa Segihan, Kecamatan Sebulu, Kabupaten Kutai Kartanegara, hangus terbakar pada Rabu (3/6/2026) pagi. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun bangunan rumah mengalami kerusakan total.

Kebakaran dilaporkan warga kepada petugas sekitar pukul 08.50 WITA. Tim Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar) Segihan yang menerima laporan langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan.

Ketua Redkar Segihan, Irwan, mengatakan api diduga berasal dari korsleting listrik yang terjadi di area dapur rumah. Saat kejadian berlangsung, pemilik rumah diketahui sedang tidak berada di tempat sehingga rumah dalam kondisi kosong.

Baca juga  Rendi Solihin Salurkan Bantuan Perikanan ke Masyarakat di Kecamatan Anggana

“Dugaan sementara sumber api berasal dari hubungan arus pendek listrik di bagian dapur. Pemilik rumah saat itu sedang keluar sehingga tidak ada penghuni di dalam rumah,” kata Irwan.

Petugas pemadam bersama relawan berupaya mencegah api menjalar ke bangunan lain yang berada di sekitar lokasi. Berkat penanganan cepat, kobaran api berhasil dikendalikan sekitar pukul 09.20 WITA.

Baca juga  Distanak Bagikan Ratusan Bibit Unggul untuk Peternak di Kukar

Meski demikian, rumah yang sebagian besar berbahan kayu tersebut tidak dapat diselamatkan dan ludes terbakar.

Irwan mengapresiasi respons cepat tim di lapangan yang berhasil membatasi penyebaran api sehingga kebakaran tidak menimbulkan dampak lebih luas.

Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam penggunaan instalasi listrik di rumah. Warga diminta memastikan seluruh peralatan elektronik dalam kondisi aman sebelum meninggalkan rumah, terutama saat bepergian dalam waktu cukup lama.

Baca juga  KPU Kukar Beber Peran PPK dalam Meningkatkan Partisipasi Pemilih

“Pastikan colokan listrik, charger, maupun peralatan elektronik lainnya sudah diperiksa sebelum meninggalkan rumah untuk mengurangi risiko terjadinya korsleting yang dapat memicu kebakaran,” ujarnya.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran yang disebabkan oleh gangguan instalasi listrik, khususnya pada bangunan berbahan kayu yang mudah terbakar.

Bagikan: