Diarpus Kukar Gelar Sosialisasi Perpustakaan Khusus

FRASA.ID, KUTAI KARTANEGARA- Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Diarpus) Kukar, menggelar Sosialisasi perpustakaan khusus internal lembaga pemerintahan, di aula kantor Diarpus Kukar. Sosialisasi menghadirkan Pustakawan ahli Madya UINSI Samarinda, Fatimah.

Dalam paparannya, Fatimah menjelaskan, perpustakaan khusus beda dengan perpustakaan umum lainnya di daerah. Yang datang ke perpustakaan khusus, biasanya untuk kepentingan penelitian atau menulis makalah.

Baca juga  DPRD Kaltim Minta Pj Gubernur Untuk Segera Selesaikan Konflik Lahan di Berbagi Daerah

“Pengelolaan perpustakaan khusus harus pustakawan, serta punya wawasan luas, keramahan pelayanan juga diperhatikan,” sebut Fatimah, Rabu (15/11/2023).

Perempuan yang sudah jadi pustakawan sejak 2004 ini, juga mendefenisikan perpustakaan khusus, koleksi bukunya tidak terlalu banyak, tapi dokumen data lembaganya yang banyak, karena perpustakaan khusus sebagai pusat data.

Untuk tujuan dibentuknya perpustakaan khusus, memenuhi kebutuhan informasi, mendukung profesionalisme kerja, serta memfasilitasi penelitian.

Baca juga  e-Kutim Jadi Layanan Literasi Digital dari Kutai Timur

“Komputer yang ada di perpustakaan khusus, harus terkoneksi dengan internet, ” jelasnya.

Perpus khusus juga bermamfaat, untuk penelusuran informasi, bimbingan penggunaan bahan pendukung yang ada di perpustakaan khusus, hingga peminjaman dan pengembalian.

“Tantangan pengembangan perpustakaan khusus, menyesuaikan perkembangan teknologi,” ujarnya.
Moderator sosialisasi tersebut, adalah Sub Koordinator Pengembangan Minat Baca Diarpus Kukar, Hedi Suhartono.

Baca juga  Koleksi Buku-buku Antik di DPK Samarinda: Sumber Belajar dan Warisan Sejarah

“Peserta sosialisasi adalah perwakilan Organisasi Perangkat Daerah(OPD), karena Kukar baru mulai pengembangan perpustakaan Khusus,” sebutnya. (ADV)

Bagikan: