FRASA.ID, TANJUNG REDEB – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Berau memiliki aplikasi perpustakaan berbasis digital.
Hal itu dijelaskan Kepala Bidang (Kabid) Pengelolaan Pelayanan dan Pelestarian Bahan Perpustakaan, M Kadrianayah.
Menurutnya, aplikasi tersebut mempermudah masyarakat belajar di manapun. Khususnya pelajar yang saat ini tengah menjalankan aktivitas belajar.
“Sangat mudah, hanya dengan mendownload aplikasi iBerau, masyarakat dapat membaca buku,” ujarnya, Jumat (8/12/2023).
Kemudian, masyarakat yang berada jauh dari perkotaan disebutnya tetap bisa membaca buku yang sudah ada di aplikasi tersebut.
“Bisa langsung daftar dan ikuti syarat-syaratnya. Dan nanti akan diberi waktu peminjaman selama tiga hari,” kata dia.
Aplikasi Perpustakaan Digital iBerau ini menciptakan layanan perpustakaan tanpa batas.
Dengan aplikasi tersebut, diharapkan mampu mempermudah akses masyarakat terkait bahan bacaan guna mewujudkan peningkatan minat baca melalui ebook.
iBerau ini diciptakan untuk melindungi konten dari suatu informasi yang diterima hingga valid adanya. Sekaligus memberikan kenyamanan bagi masyarakat.
“Intinya masyarakat yang jauh dari perkotaan tidak perlu datang ke perpustakaan untuk membaca buku” jelasnya.
Saat ini, sudah ada ribuan ebook yang tersedia di iBerau.
“Jadi setiap tahunnya jika anggaran mencukupi, kami update stok buku yang ada di aplikasi tersebut, maka dari itu saya katakan adanya aplikasi iBerau itu sangat membantu masyarakat khususnya pelajar,” paparnya.
Dirinya mengajak masyarakat yang tidak sempat datang ke perpustakaan untuk membaca buku dengan mengakses iBerau saja.
“Membaca di smartphone saja sudah bisa. Itu sudah sangat mudah dan tidak membutuhkan waktu yang lama,” sebutnya.
Ia mengakui di zaman teknologi seperti ini sudah semestinya kegiatankegiatan diakses secara digital begitu juga dengan buku.
“Yang penting ponsel ada internetnya, masyarakat sudah bisa membaca buku. Dan kami juga terus mengikuti perkembangan zaman,” tandasnya. (ADV)





