Dinas Perpustakaan Kaltim Berjuang Meningkatkan Kinerja Keuangan

FRASA.ID, SAMARINDA -Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) bertekad untuk meningkatkan kinerja keuangannya dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2023.

Sejauh ini, kinerja keuangan perpustakaan di Kaltim masih rendah, yaitu hanya 59% sampai 31 September 2023. Targetnya sendiri sudah harus 80%.

Untuk mencapai target tersebut, DPK Kaltim meminta pendampingan dari Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kaltim.

“Oleh karena itu DPK Kaltim minta pendampingan dari BPKAD Kaltim untuk membedah persoalan, untuk mencari permasalahannya dimana. Jadi harus ada lembaga yang tugas pokok dan fungsinya melakukan pendampingan terkait kinerja keuangan,” ujar Kepala Bidang Pengembangan Perpustakaan dan Pembudayaan Kegemaran Membaca sekaligus Plh Kepala DPK Kaltim, Taufik.

Baca juga  Hasil Pengawasan Kearsipan, Marang Kayu Kukar Raih Predikat Sangat Baik

Setelah dilakukan pembahasan, ternyata ditemukan beberapa poin yang dinilai berpotensi menghambat capaian target kinerja keuangan perpustakaan.

Salah satu permasalahan berkaitan dengan legalitas pengajuan surat permintaan pembayaran ganti uang atau SPPGU. SPPGU harus ditandatangani oleh kepala dinas. Namun, jika kepala dinas berhalangan, proses pengajuan SPPGU bisa terhambat.

“SPPGU itu kan satu pintu harus ditandatangani oleh kepala dinas. Tadi baru terlihat ketika kepala dinas berhalangan entah karena kondisi kesehatan atau karena tugas lain akhirnya terhambat karena tidak bisa diproses,” kata Taufik.

Baca juga  Jahidin Sebut Penyebab Karhutla Merupakan Keselahan Oknum yang Tidak Bertanggungjawab

Untuk mengatasi permasalahan tersebut, tim pengelola keuangan DPK Kaltim berkomitmen untuk melakukan langkah-langkah strategis. Salah satunya adalah dengan membuat aturan baru yang memungkinkan pejabat lain untuk menandatangani SPPGU jika kepala dinas berhalangan.

“Kami akan segera membuat aturan baru. Jadi, kalau kepala dinas berhalangan, bisa ditandatangani oleh pejabat lain yang ditunjuk,” ujar Taufik.

Baca juga  SMK TI Labbaika Samarinda Belajar Pengelolaan Kearsipan di DPK Kaltim

DPK Kaltim juga akan melakukan sosialisasi kepada para pegawainya terkait regulasi dan arahan yang telah diberikan oleh BPKAD.

“Kami berharap dengan melakukan langkah-langkah tersebut, kinerja keuangan perpustakaan di Kaltim bisa meningkat dan mencapai target yang telah ditetapkan,” kata Taufik.(ADV)

Bagikan: