TTG XII Kaltim 2026 Digelar di Kubar, Inovasi Lokal Dibidik Jadi Penggerak Ekonomi Warga

FRASA.ID,KUTAI BARAT – Berbagai inovasi berbasis teknologi tepat guna dari sejumlah daerah di Kalimantan Timur mulai dipertemukan dalam Gelar Teknologi Tepat Guna (TTG) XII Tingkat Provinsi Kaltim 2026 di Taman Budaya Sendawar, Kabupaten Kutai Barat, Selasa (21/7/2026).

Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi para inovator, Pos Pelayanan Teknologi Tepat Guna (Posyantek), pelaku UMKM dan perwakilan kabupaten/kota se-Kaltim untuk memamerkan teknologi maupun produk yang dinilai dapat diterapkan langsung dalam kehidupan masyarakat.

Bupati Kutai Barat Frederick Edwin mengatakan penyelenggaraan TTG tingkat provinsi di wilayahnya menjadi kesempatan penting untuk mempertemukan gagasan dan inovasi dari berbagai daerah.

Ia berharap teknologi yang ditampilkan dalam kegiatan tersebut tidak berhenti pada pameran, tetapi dapat dikembangkan menjadi solusi yang benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

Baca juga  Kukar Menuju Sentra Industri Rumput Laut Kalimantan

“Melalui kreativitas para inovator, kita berharap lahir berbagai terobosan yang mampu mendorong percepatan pembangunan dan meningkatkan daya saing Kalimantan Timur,” kata Frederick Edwin.

Menurutnya, teknologi tepat guna memiliki posisi strategis karena dapat menggabungkan perkembangan teknologi dengan potensi lokal yang dimiliki setiap daerah.

Dengan mengangkat tema “Inovasi Teknologi Tepat Guna untuk Kemandirian dan Peningkatan Ekonomi Masyarakat Kalimantan Timur”, TTG XII diarahkan untuk mendorong lahirnya inovasi yang mampu meningkatkan produktivitas sekaligus membuka peluang ekonomi baru.

Sejumlah sektor menjadi sasaran pengembangan teknologi tepat guna, mulai dari pertanian, perkebunan, perikanan hingga usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

Frederick menekankan bahwa inovasi yang dibutuhkan masyarakat tidak selalu harus menggunakan teknologi yang rumit. Justru, teknologi yang sederhana, mudah digunakan dan sesuai kebutuhan lokal dinilai memiliki peluang besar untuk diterapkan secara luas.

Baca juga  Adat Erau Adalah Budaya yang Eksis di Era Sekarang

“Teruslah menciptakan inovasi dan teknologi yang sederhana, mudah diterapkan, namun memiliki dampak besar bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Selain menjadi tempat memamerkan inovasi, TTG XII Kaltim 2026 juga dimanfaatkan sebagai sarana memperkuat jejaring antardaerah. Pertemuan para inovator dan pelaku usaha diharapkan membuka peluang kerja sama dalam pengembangan serta pemanfaatan teknologi tepat guna.

Bupati Kutai Barat juga mengajak para peserta memanfaatkan kunjungan ke daerah tersebut untuk mengenal lebih jauh potensi wisata, budaya dan produk unggulan masyarakat setempat.

Baca juga  Pelantikan Antar Waktu, Selamet Ari Wibowo dari Fraksi PKB Resmid Jadi Anggota DPRD Kaltim

“Jadikan kegiatan ini sebagai ajang mempererat silaturahmi, memperkuat kolaborasi, serta membangun sinergi antardaerah di Kalimantan Timur,” pesannya.

Gelar TTG XII Kaltim 2026 diisi dengan berbagai kegiatan, di antaranya pameran teknologi tepat guna, lomba inovasi TTG, lomba Posyantek berprestasi, pameran produk UMKM serta promosi potensi unggulan dari kabupaten/kota di Kalimantan Timur.

Pemerintah Kabupaten Kutai Barat berharap gelaran tersebut tidak sekadar menjadi agenda tahunan, tetapi mampu menghasilkan kerja sama dan inovasi yang dapat diterapkan untuk menjawab persoalan masyarakat.

Dengan semakin banyaknya inovasi yang lahir dari daerah, teknologi tepat guna diharapkan dapat menjadi salah satu instrumen untuk memperkuat kemandirian ekonomi sekaligus meningkatkan daya saing masyarakat di Kalimantan Timur.(Ars/Adv-DiskominfoKubar)

Bagikan: