FRASA.ID, KUTAI BARAT – Kabupaten Kutai Barat merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 dengan semangat baru untuk terus membangun daerah yang lebih maju dan sejahtera. Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kutai Barat, yang digelar pada Selasa (4/11/2025) di Ruang Rapat Utama DPRD Kutai Barat, menjadi momentum penting untuk menegaskan komitmen seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan visi pembangunan yang berkelanjutan.
Bupati Kutai Barat, Frederick Edwin, dalam pidato peringatannya, menekankan pentingnya sinergi dan inovasi sebagai fondasi utama dalam setiap langkah pembangunan.
“Peringatan Hari Jadi Kabupaten Kutai Barat ini adalah waktu yang tepat untuk mengenang perjalanan panjang daerah kita, sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dan tekad untuk terus membangun Tanaa Purai Ngeriman agar semakin mandiri dan sejahtera,” ujarnya.
Dengan mengusung tema “Harmoni Kebersamaan dalam Budaya”, perayaan HUT ke-26 ini menjadi refleksi mendalam atas berbagai capaian pembangunan yang telah diraih. Tema ini juga menjadi pengingat untuk terus mempererat kolaborasi lintas sektor, demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat Kutai Barat secara merata.
Fokus Pembangunan yang Terarah dan Berkelanjutan
Pemerintah Kabupaten Kutai Barat terus berupaya menata arah pembangunan yang lebih terarah dan berkelanjutan melalui pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029. Fokus utama pembangunan meliputi:
1. Peningkatan Kualitas SDM: Menciptakan sumber daya manusia yang berdaya saing, harmonis, berbudaya, dan beradat.
2. Penguatan Ekonomi Masyarakat: Mengembangkan ekonomi masyarakat berbasis potensi unggulan daerah.
3. Pemerataan Infrastruktur: Memastikan pembangunan infrastruktur yang ramah lingkungan dan merata di seluruh wilayah.
4. Tata Kelola Pemerintahan yang Baik: Mewujudkan tata kelola pemerintahan yang responsif, bertanggung jawab, dan berbasis digital.
Bupati Frederick Edwin mengajak seluruh perangkat daerah untuk lebih proaktif dan inovatif dalam mencari terobosan baru, serta memperkuat sinergitas antarsektor.
“Saya berharap, dengan semangat kebersamaan, pelaksanaan pembangunan dapat berjalan optimal, efisien, dan partisipatif,” tambahnya.
Momentum Syukur dan Semangat Baru
Acara pemotongan tumpeng oleh Bupati Frederick Edwin dan Ketua DPRD Kutai Barat menjadi simbol rasa syukur atas usia ke-26 Kabupaten Kutai Barat. Momentum ini diharapkan dapat membangkitkan semangat baru bagi seluruh jajaran pemerintah dan masyarakat untuk terus berkarya, berinovasi, dan berkolaborasi demi terwujudnya Kutai Barat yang semakin maju, sejahtera, dan beradat.
Dengan semangat sinergi dan inovasi, Kutai Barat siap melangkah menuju masa depan yang lebih gemilang.(Adv/Kr)





