Layanan Puskesmas 24 Jam di Kukar Tetap Optimal di Tengah Efisiensi Anggaran

FRASA.ID, KUTAI KARTANEGARA-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara memastikan layanan kesehatan dasar tetap berjalan maksimal. Hingga kini, sebanyak 32 Puskesmas di Kukar telah menerapkan layanan operasional 24 jam guna memperluas akses kesehatan bagi warga tanpa terkendala jarak dan waktu.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar, Sunggono menegaskan bahwa kebijakan efisiensi anggaran tidak mempengaruhi keberlangsungan layanan tersebut. Ia menyampaikan hal itu seusai menghadiri forum jasa konstruksi yang digelar di Hotel Grand Fatma, Tenggarong.

“Pelayanan di Puskesmas 24 jam masih terlaksana dengan baik. Masyarakat tetap dapat memperoleh pertolongan terutama untuk kasus kegawatdaruratan,” ujarnya.

Baca juga  DPRD Kaltim Cabut Dua Raperda di Rapat Paripurna ke-23

Menurut Sunggono, sistem penggajian tenaga medis yang kini terintegrasi melalui Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) turut mendukung kelancaran operasional layanan sepanjang waktu. Selain itu, status Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) yang disandang rumah sakit daerah memberikan ruang fleksibilitas untuk menambah tenaga kesehatan bila diperlukan.

“Apabila kebijakan internal rumah sakit mengharuskan adanya penambahan SDM di Puskesmas, itu sangat dimungkinkan,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kukar, dr. Waode Nuraida menekankan bahwa layanan 24 jam yang tersedia bukan mencakup seluruh poli, melainkan lebih difokuskan pada pelayanan emergensi.

Baca juga  Kasus PTM Meningkat, Dinkes Kutim Perkuat Deteksi Dini dan Pemeriksaan Rutin

Ia menjelaskan, masih banyak pasien di fasilitas layanan lanjutan yang masuk dalam kategori false emergency atau kegawatdaruratan yang tidak benar-benar membutuhkan penanganan cepat. Kondisi tersebut kerap menyulitkan penanganan kasus true emergency yang memerlukan tindakan segera.

“Proses triase yang dilakukan sering menunjukkan sebagian besar pasien berada pada zona hijau. Dengan adanya pelayanan emergensi di Puskesmas 24 jam, diharapkan penyaringan kasus bisa lebih optimal dan rumah sakit dapat fokus pada kondisi yang lebih berat,” tuturnya.

Baca juga  Bunda PAUD Maluhu Wakili Kaltim di Ajang Nasional, Bukti Komitmen Tingkatkan Pendidikan Anak Usia Dini

Lebih lanjut ia menyebutkan, peningkatan kebutuhan tenaga kesehatan akan dipenuhi secara bertahap seiring evaluasi layanan di seluruh wilayah, termasuk puskesmas yang berada di daerah pedalaman.

“Kami berharap masyarakat di seluruh Kukar, baik yang tinggal di pusat kota maupun wilayah hulu, memiliki akses yang sama terhadap layanan kesehatan cepat dan tepat,” tambahnya.

Kebijakan ini menjadi salah satu bentuk komitmen Pemkab Kukar dalam memperkuat pelayanan kesehatan dasar yang berkeadilan bagi seluruh lapisan masyarakat.(adv/prokomkukar)

Bagikan: