FRASA.ID, KUTAI BARAT – Kampung Linggang Melapeh sekali lagi membuktikan diri sebagai destinasi wisata trabas yang tak tertandingi. Event “Jelajah Alam Melapeh 5” sukses menarik perhatian ratusan penggemar petualangan motor trail pada hari Sabtu, 1 November 2025.
Sebanyak 254 rider dari berbagai penjuru ambil bagian dalam Jelajah Alam Melapeh (JAM) ke-5 ini. Acara trail adventure, yang lebih dikenal dengan Trabas, menjadi magnet utama dalam rangkaian Festival Dahau 2025, sekaligus memeriahkan HUT ke-26 Kabupaten Kutai Barat. Kehadiran peserta dari berbagai daerah menunjukkan daya tarik Linggang Melapeh yang semakin kuat di kalangan pecinta motor trail.
Bupati Kutai Barat, Frederick Edwin, secara resmi melepas para peserta dari titik start di Luuq Kampung Linggang Melapeh. Ratusan pecinta motor trail ini kemudian menaklukkan lintasan yang penuh tantangan, mulai dari jalur tanah, bebukitan curam, hingga kawasan hutan yang menyajikan panorama alam khas dataran Linggang yang memukau.
Dalam sambutannya, Camat Linggang Bigung, Kristian, menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh dari Pemerintah Kecamatan Linggang Bigung terhadap penyelenggaraan Trabas JAM Jilid 5 ini.
“Kami sangat bangga melihat antusiasme peserta dan dukungan dari berbagai pihak. Event ini tidak hanya mempromosikan potensi wisata alam kita, tetapi juga memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal,” ujar Kristian.
Selain menguji adrenalin, kegiatan Jelajah Alam Melapeh juga menjadi ajang silaturahmi antar komunitas motor trail dari berbagai daerah di Kutai Barat. Semangat sportivitas dan kebersamaan para rider menjadi warna tersendiri dalam event tahunan yang tak hanya memacu kecepatan, tetapi juga memperkenalkan potensi wisata alam Kutai Barat.(Adv/Kr)





