FRASA.ID, TENGGARONG-Komitmen terhadap pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat kembali ditegaskan Anggota DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) periode 2024–2029 dari Fraksi PDI Perjuangan, Rahmat Dermawan, saat menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Muara Jawa.
Dalam forum yang dihadiri unsur pemerintah kecamatan, perangkat desa, serta perwakilan masyarakat tersebut, Rahmat mengungkapkan bahwa pemerintah daerah telah menyiapkan anggaran sebesar Rp15 miliar pada tahun ini untuk program peningkatan layanan air bersih di Muara Jawa.
Menurutnya, persoalan air bersih telah lama menjadi perhatian serius karena menyangkut kebutuhan sehari-hari warga. Keterbatasan akses dan distribusi yang belum merata dinilai berdampak pada kesehatan, aktivitas rumah tangga, hingga produktivitas masyarakat.
“Air bersih adalah kebutuhan mendasar. Di tengah kondisi fiskal yang sedang tertekan, alokasi ini menunjukkan bahwa pelayanan dasar tetap menjadi prioritas,” ujarnya.
Rahmat menjelaskan, kondisi keuangan daerah saat ini memang menghadapi tantangan akibat penurunan pendapatan, sehingga pemerintah harus menerapkan efisiensi di sejumlah sektor. Meski demikian, ia menekankan bahwa program yang berkaitan langsung dengan kepentingan masyarakat luas tidak boleh diabaikan.
Selain pembenahan sistem air bersih, ia juga menyoroti pentingnya peningkatan kualitas jalan lingkungan di Muara Jawa. Infrastruktur yang memadai, kata dia, berperan besar dalam mendukung kelancaran transportasi warga, distribusi barang, serta akses menuju fasilitas pendidikan dan layanan publik.
Dalam situasi keterbatasan anggaran, Rahmat mendorong adanya sinergi lintas tingkatan pemerintahan agar program prioritas dapat direalisasikan secara bertahap. Ia menilai dukungan dari pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat sangat dibutuhkan untuk memperkuat kapasitas pembiayaan daerah.
“Kuncinya ada pada perencanaan yang tepat, pengawasan yang konsisten, dan kolaborasi semua pihak. Dengan begitu, pembangunan tetap berjalan meskipun ruang fiskal terbatas,” katanya.
Ia pun berharap masyarakat ikut berperan aktif dalam mengawal pelaksanaan program tersebut, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan dan mampu meningkatkan kualitas hidup warga Muara Jawa secara berkelanjutan.






