Disdamkartan Kutim Pasang 280 Unit Plat Call Center di 2 Kecamatan

Plat Call Center Disdamkartan Kutim Di Depan Gang Pemukiman Sangatta Utara

FRASA.ID, KUTAI TIMUR – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Kutai Timur (Kutim) akan pasang 280 Plat Call Center yang bertuliskan nomor darurat dan disebar di dua kecamatan di Sangatta.

Dua kecamatan tersebut yakni Sangatta Utara dan Sangatta Selatan dengan total enam desa diantaranya Desa Sangatta Utara, Desa Singa Gembara, Desa Swarga Bara, Kelurahan Teluk Lingga, Kelurahan Singa Geweh dan Desa Sangatta Selatan.

“Kami akan pasang 280 plat call center berisi nomor Disdamkartan untuk nomor emergency dan akan di pasang di dua kecamatan yaitu Sangatta Utara dan Sangatta Selatan dan tersebar di enam desa,” terang Kasi Pencegahan dan Inspeksi Disdamkartan Kutim, Adriansyah, Kamis (07/11/2024).

Baca juga  Reza Fachlevi : PT KFI Terbakar , Mereka Harus Bertanggung Jawab

Pihaknya telah berkoordinasi dengan Pemerintah Desa/Kelurahan untuk meminta izin pemasangan plat tersebut di depan gang atau tempat-tempat umum dan fasilitas publik seperti taman, pasar dan sekolah.

Hal itu sebagai upaya Disdamkartan Kutim dalam menangani berbagai macam keluhan dan laporan yang berkaitan langsung dengan Kebakaran dan Penyelamatan di lingkungan masyarakat.

Karena, terkadang saat musibah kebakaran terjadi, masyarakat panik dan tidak langsung menghubungi Petugas Pemadam sehingga terkesan Petugas Damkar lambat merespon keluhan masyarakat.

Baca juga  Disputakar Balikpapan Gandeng Penulis Terkenal untuk Peningkata Literasi di Sekolah

“Padahal terkadang masyarakat tidak langsung melapor ke kami lewat telepon, tetapi laporannya langsung datang ke kantor, padahal api keburu besar dan jarak menuju kantor cukup jauh,” ujar Adriansyah.

Pihaknya telah menyiapkan plat baja yang anti air berukuran sekitar 30 x 15 cm dan bertuliskan call center Disdamkartan Kutim agar masyarakat bisa secara langsung menghubungi pemadam saat membutuhkan bantuan kebakaran dan sebagainya tanpa harus mendatangi kantor.

Baca juga  Dinas Pariwisata Dorong SOE Jadi Jantung Baru Kreativitas dan Panggung Kreatif di Kuka

“Harapannya saat terjadi kebakaran atau memerlukan bantuan evakuasi penyelamatan, masyarakat bisa langsung menghubungi pemadam,” ungkapnya.

Sebagai informasi untuk Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) murni 2024, Disdamkartan Kutim menggunakan anggaran kurang lebih Rp 65 jutaan sebagai tahap pertama. (Adv)

Bagikan: