Musdes RKPDes 2027 Muara Bomboy Prioritaskan Infrastruktur dan Pemberdayaan Masyarakat

FRASA.ID,KUTAI BARAT – Pemerintah Kampung Muara Bomboy bersama Badan Permusyawaratan Kampung (BPK) menetapkan lima program prioritas pembangunan dalam Musyawarah Desa (Musdes) Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun Anggaran 2027. Kesepakatan tersebut dihasilkan melalui musyawarah yang berlangsung di Kantor Petinggi Kampung Muara Bomboy, Kecamatan Damai, Kamis (30/7/2026).

Musdes dihadiri perwakilan Kecamatan Damai, pemerintah kampung, BPK, Lembaga Adat, tokoh masyarakat, tokoh pendidikan, dan tokoh kesehatan. Forum tersebut menjadi tahapan penting dalam menyusun arah pembangunan kampung berdasarkan kebutuhan dan aspirasi masyarakat.

Petinggi Kampung Muara Bomboy, Ferdinansyil Gamas, mengatakan seluruh usulan yang dibahas merupakan hasil penjaringan dari masyarakat dan telah melalui proses musyawarah bersama.

Baca juga  Tingkatkan Layanan Kesehatan, Kecamatan Tenggarong Bagikan Mobil Ambulance

“Musdes ini menjadi ruang bagi masyarakat untuk menentukan prioritas pembangunan kampung. Program yang disepakati diharapkan benar-benar menjawab kebutuhan warga dan dapat dilaksanakan secara bertahap sesuai kemampuan anggaran yang tersedia,” ujar Ferdinansyil.

Ia menjelaskan, pembangunan tidak hanya difokuskan pada infrastruktur, tetapi juga diarahkan untuk mendukung pelayanan masyarakat, pemberdayaan kelembagaan, serta peningkatan sektor ekonomi yang menjadi kebutuhan kampung.

Sementara itu, Camat Damai melalui Seksi Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat dan Pembangunan, Konisius Arsak, ST, mengingatkan agar setiap usulan pembangunan tetap berpedoman pada dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes).

“Seluruh usulan harus mengacu pada RPJMDes agar memiliki dasar perencanaan yang jelas. Jika ada usulan baru yang belum masuk dalam dokumen tersebut, maka perlu diusulkan terlebih dahulu sebelum dapat dimasukkan dalam program pembangunan,” kata Konisius.

Baca juga  Makna Erau Pelas Benua Pemarangan di Desa Jembayan Kukar

Ia juga meminta masyarakat melengkapi setiap usulan dengan proposal serta dokumen pendukung agar proses verifikasi berjalan lebih mudah. Sementara usulan yang membutuhkan anggaran besar dan belum dapat dibiayai melalui APBKam diarahkan untuk dibahas melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) sehingga dapat diusulkan ke pemerintah daerah melalui Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD-RI).

“Kami berharap masyarakat tetap aktif menyampaikan aspirasi pembangunan. Dengan perencanaan yang baik dan didukung dokumen yang lengkap, peluang usulan untuk direalisasikan akan semakin besar,” tambahnya.

Baca juga  DPRD Kaltim Apresiasi Penyerahan 34 Ribu Hektare HPL ke OIKN

Melalui pembahasan secara musyawarah dan mufakat, peserta akhirnya menyepakati lima usulan prioritas yang akan dimasukkan ke dalam RKPDes Tahun Anggaran 2027, yakni penggantian atap Gedung Balai Pertemuan Umum (BPU), pengadaan sarana dan prasarana Lembaga Adat, pengadaan mesin pakan ternak, pembuatan plang jalan, kantor kampung, Posyandu, dan penunjuk arah, serta pembangunan Pos Keamanan Lingkungan (Poskamling).

Pemerintah Kampung Muara Bomboy berharap dukungan anggaran dari pemerintah pusat maupun pemerintah daerah pada tahun mendatang dapat meningkat sehingga lebih banyak program prioritas masyarakat dapat direalisasikan. Dengan demikian, pembangunan kampung diharapkan berjalan lebih optimal dan memberikan manfaat bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Bagikan: