FRASA.ID,KUTAI BARAT – Ribuan warga memadati Alun-alun Itho, Sendawar, Senin (20/7/2026) dini hari, untuk mengikuti nonton bareng (nobar) pertandingan Final Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Argentina yang digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Barat. Selain menjadi hiburan bagi masyarakat, kegiatan tersebut juga menjadi ajang mempererat silaturahmi antara pemerintah dan warga.
Sejak malam hari, masyarakat dari berbagai kecamatan mulai berdatangan bersama keluarga, sahabat, maupun komunitas pecinta sepak bola. Suasana semakin semarak dengan penampilan musisi lokal yang menghibur pengunjung sebelum pertandingan dimulai.
Bupati Kutai Barat Frederick Edwin hadir didampingi Ketua TP PKK Maria Christina Frederick Edwin dengan mengenakan jersey Tim Nasional Argentina. Kehadiran keduanya disambut antusias masyarakat yang memadati kawasan Alun-alun Itho.
Sementara itu, Sekretaris Kabupaten Kutai Barat Erik Victory tampil dengan jersey Tim Nasional Spanyol, sedangkan Wakil Bupati H. Nanang Adriani memilih mengenakan kaus hitam sebagai simbol netralitas. Meski mendukung tim yang berbeda, suasana tetap berlangsung hangat dan penuh sportivitas.
Dalam sambutannya, Bupati Frederick Edwin mengatakan kegiatan nobar bukan sekadar menyaksikan pertandingan sepak bola, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat kebersamaan dan mempererat hubungan antara pemerintah daerah dengan masyarakat.
“Kegiatan ini menjadi momentum untuk berkumpul bersama, mempererat persaudaraan, sekaligus memberikan hiburan bagi masyarakat Kutai Barat. Perbedaan pilihan tim adalah hal yang biasa, namun kebersamaan dan persatuan harus selalu kita utamakan,” ujarnya.
Bupati juga mengapresiasi antusiasme masyarakat yang mengikuti kegiatan dengan tertib dan menjaga suasana tetap aman hingga pertandingan berlangsung. Menurutnya, semangat kebersamaan seperti itu menjadi modal penting dalam mendukung pembangunan daerah.
Tak hanya menyuguhkan pertandingan melalui layar lebar, panitia juga membagikan ratusan hadiah doorprize kepada masyarakat. Berbagai hadiah menarik disediakan, mulai dari sepeda, lemari es, mesin cuci, kompor gas, kipas angin, dispenser, rice cooker, hingga berbagai peralatan elektronik rumah tangga lainnya.
Pengundian hadiah dilakukan di sela-sela acara dan disambut antusias oleh masyarakat. Selain itu, panitia juga menyediakan kopi, teh, makanan ringan, serta aneka kuliner secara gratis sehingga warga dapat menikmati jalannya pertandingan dengan nyaman.
Sekretaris Kabupaten Kutai Barat Erik Victory mengatakan kegiatan nobar merupakan salah satu upaya pemerintah menghadirkan ruang hiburan yang positif sekaligus mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.
Menurutnya, sepak bola memiliki kemampuan menyatukan berbagai kalangan tanpa memandang usia, profesi, maupun latar belakang.
“Melalui kegiatan seperti ini kita ingin membangun semangat kebersamaan. Meskipun berbeda tim yang didukung, semua tetap satu sebagai masyarakat Kutai Barat,” katanya.
Senada dengan itu, Wakil Bupati H. Nanang Adriani mengajak masyarakat menjadikan momentum nobar sebagai sarana memperkuat persatuan dan menjunjung tinggi sportivitas dalam mendukung tim favorit masing-masing. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh sponsor, komunitas sepak bola, panitia, aparat keamanan, tenaga kesehatan, dan seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan.
Sorak sorai ribuan penonton menggema setiap kali pertandingan berlangsung, menciptakan atmosfer yang meriah layaknya berada di stadion. Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Kutai Barat berharap semangat sportivitas, persaudaraan, dan kebersamaan terus tumbuh di tengah masyarakat, sekaligus menjadikan olahraga sebagai media mempererat hubungan antara pemerintah dan warga. (Ars/Adv-DiskominfoKubar)





