FRASA.ID, KUTAI BARAT-Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) kembali menegaskan komitmennya untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa dengan memprioritaskan peningkatan status tiga desa tertinggal di Kabupaten Kutai Barat (Kubar) menjadi desa berkembang. Hal ini menjadi fokus utama dalam Rapat Monitoring dan Evaluasi Fasilitasi Pembahasan Capaian Status Indeks Desa yang diselenggarakan di Hotel Grand Patma, Tenggarong.
Rapat yang diinisiasi oleh Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Provinsi Kaltim ini menjadi wadah strategis bagi para pemangku kepentingan untuk berkolaborasi, mengevaluasi efektivitas program-program yang telah dilaksanakan, merumuskan langkah-langkah inovatif, menyinergikan berbagai sumber daya, serta merumuskan strategi yang komprehensif dalam upaya meningkatkan status desa-desa di Kaltim secara berkelanjutan.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Prov Kaltim, M. Syirajuddin, dalam paparannya menekankan pentingnya sinergi antara program pembangunan desa dengan arah kebijakan RPJMD 2025-2029. Ia juga menyoroti perlunya pemerataan pembangunan antara wilayah perkotaan dan pedesaan, khususnya di wilayah barat Kaltim seperti Kabupaten Mahakam Ulu dan Kutai Barat, agar seluruh wilayah dapat merasakan manfaat dari pembangunan dan tidak ada satu pun yang tertinggal.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Provinsi Kaltim, Puguh Harjanto, menjelaskan bahwa penguatan Indeks Desa menjadi landasan utama dalam upaya pemberdayaan masyarakat dan peningkatan status desa. Ia merujuk pada Peraturan Menteri Desa Nomor 9 Tahun 2024 tentang Indeks Desa, yang mencakup enam komponen penting, yaitu layanan dasar, sosial, ekonomi, lingkungan, aksesibilitas, dan tata kelola pemerintahan desa.
“Saat ini, dari 841 desa di Kaltim, sudah tidak ada lagi desa yang berstatus sangat tertinggal. Namun, masih terdapat tiga desa atau 0,36 persen yang berstatus tertinggal,” ujar Puguh.
Ia juga menambahkan bahwa desa dengan kategori maju menjadi yang terbanyak, yaitu 347 desa atau 41,26 persen, diikuti oleh desa mandiri sebanyak 257 desa (30,56 persen), dan desa berkembang sebanyak 234 desa (27,82 persen).
Kepala Bidang Pembangunan Desa dan Kawasan Perdesaan DPMPD Kaltim, Aswanda, menyoroti pentingnya percepatan penyaluran dana desa agar program-program pembangunan di tingkat desa dapat segera diimplementasikan dan memberikan dampak positif bagi masyarakat. Ia menghimbau pemerintah kabupaten untuk lebih proaktif dalam mendorong penyaluran dana desa serta memastikan penggunaannya tepat sasaran, transparan, akuntabel, dan partisipatif, dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat desa dalam proses perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan.
Rapat ini dihadiri oleh para pejabat dari berbagai instansi terkait, termasuk para asisten pemerintahan dan kesra dari kabupaten/kota se-Kaltim, kepala DPMPD kabupaten, serta perwakilan dari instansi provinsi. Kehadiran tiga kepala desa dari Kampung Deraya, Gerunggung, dan Tanjung Soke di Kecamatan Bongan, Kabupaten Kutai Barat, yang masih berstatus tertinggal, menunjukkan komitmen pemerintah provinsi untuk memberikan perhatian khusus dan dukungan penuh kepada desa-desa tersebut dalam upaya mencapai kemajuan yang signifikan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara merata.
Dengan adanya komitmen yang kuat, sinergi antara berbagai pihak, fokus pada penguatan Indeks Desa, percepatan penyaluran dan pemanfaatan dana desa yang efektif, pendampingan intensif kepada desa-desa tertinggal, serta keterlibatan aktif masyarakat desa dalam seluruh proses pembangunan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur optimis dapat mencapai target peningkatan status desa-desa tertinggal di Kutai Barat menjadi desa berkembang. Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa, mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan, mewujudkan pembangunan yang berkeadilan, mengurangi kesenjangan antara wilayah perkotaan dan pedesaan, serta menciptakan desa-desa yang mandiri, sejahtera, berdaya saing, dan lestari di seluruh wilayah Kalimantan Timur.(Adv/Kr)





