700 Penari Kolosal Siap Guncang Puncak Festival Dahau Kubar

FRASA.ID, KUTAI BARAT-Puncak Festival Dahau Kubar pada 5 November 2025 di Taman Budaya Sendawar (TBS), Barong Tongkok, akan menjadi momen yang tak terlupakan. Sebanyak 700 penari kolosal dari berbagai penjuru Kutai Barat (Kubar) siap memukau ribuan pasang mata dengan harmoni gerak dan warna yang mempesona.

Koreografer Tari Kolosal, Hertalina, mengungkapkan bahwa persiapan telah mencapai tahap akhir, dengan kesiapan para penari mencapai 80 persen. Tarian kolosal ini akan menampilkan perpaduan enam etnis utama di Kubar, yaitu Kenya, Bahau, Tunjung, Benuaq, Melayu, dan Ahoeng. Perpaduan ini mengandung pesan penting tentang persatuan, kerukunan, dan semangat mengayomi yang menjadi ciri khas masyarakat Kutai Barat.

Baca juga  Rendi Solihin Gelar Safari Ramadhan ke Anggana , Ungkap Kerinduan Bersama Masyarakat

“Untuk persiapannya sudah 80 persen. Anak-anak yang kita rekrut dari sekolah-sekolah maupun sanggar tari ada 700 penari. Jadi ini memang koreo yang sangat besar,” ujar Hertalina di Barong Tongkok, Sabtu (01/11/2025).

Lebih lanjut, Hertalina menjelaskan bahwa tarian kolosal ini juga akan menggabungkan unsur-unsur dari berbagai etnis lain yang ada di Kubar, seperti Batak, Jawa, Keraton, dan Betawi. Perpaduan ini akan menciptakan sebuah karya seni yang kaya akan makna dan merepresentasikan keberagaman budaya yang menjadi kekayaan Kubar.

“Tarian dari berbagai etnis yang ada di Kubar akan kita combine. Untuk saat ini, performnya itu dulu. Besok kita akan coba latihan, untuk tarian dari etnis lain yang belum dimasukkan,” terangnya.

Baca juga  Bunda Literasi di Kutai Timur Usul Ada Pojok Baca di Kantor Bupati

Hertalina mengajak seluruh masyarakat Kutai Barat untuk hadir dan menikmati pertunjukan tarian kolosal yang spektakuler ini. Ia juga berpesan kepada generasi muda untuk terus menjaga dan melestarikan seni budaya yang telah diwariskan oleh para leluhur.

“Pertunjukan tarian kolosal untuk kita nikmati semua. Karena pertunjukan ini merupakan cikal bakal Kutai Barat. Sayang kalau dilewatkan,” pintanya.

Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Kubar, Seki Eventius, menambahkan bahwa tarian kolosal ini melibatkan partisipasi aktif dari generasi muda. Hal ini menunjukkan komitmen Pemkab Kubar dalam memberikan ruang bagi anak muda untuk berkreativitas dan melestarikan seni budaya daerah.

Baca juga  Cegah Keluhan Kesehatan Saat Pilkada, Dinkes Kutim Siapkan Suplemen

“Kita menargetkan penari Kolosal ini 700 orang, tapi yang hadir 900 orang. Ini menunjukkan minat anak muda dalam melestarikan seni tari sangat luar biasa,” tutupnya.

Pertunjukan tarian kolosal ini diharapkan menjadi daya tarik utama dalam puncak Festival Dahau Kubar dan menjadi momentum untuk memperkuat rasa cinta terhadap seni budaya daerah. Pemkab Kubar terus berkomitmen untuk mendukung pengembangan seni budaya dan memberikan ruang bagi generasi muda untuk berkarya dan melestarikan warisan leluhur. Jangan lewatkan kesempatan untuk menyaksikan pertunjukan yang memukau ini dan menjadi bagian dari perayaan HUT Kubar ke-26. (Adv/Kr)

Bagikan: