DPRD Kubar Desak Perusahaan Sawit di Kutai Barat Tingkatkan Kontribusi untuk Kesejahteraan Masyarakat

FRASA.ID, KUTAI BARAT– Keberadaan perusahaan perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Kutai Barat (Kubar) memiliki potensi besar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan pembangunan daerah. Anggota DPRD Kabupaten Kutai Barat (Kubar), Rosaliyen, menyoroti kurangnya kontribusi nyata dari sejumlah perusahaan perkebunan kelapa sawit terhadap daerah dan masyarakat sekitar.

Menurutnya Rosalilyen, aktivitas perusahaan di kecamatan seperti Bentian Besar, Siluq Ngurai, dan Bongan justru menimbulkan dampak sosial dan kerusakan infrastruktur, terutama jalan negara akibat lalu lintas angkutan CPO dan TBS.

Baca juga  2.521 Peserta Mengikuti SKD CPNS Pemkab Kutim, BKPSDM Tegaskan Tak Ada Titipan

Rosaliyen mendesak pemerintah daerah untuk memastikan perusahaan perkebunan memberikan kontribusi nyata, termasuk pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB-P2) untuk peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Ia juga menyinggung masalah ketidaktransparanan koperasi plasma yang merugikan petani.

“Sekarang perusahaan sawit ini, seperti di Bentian Besar, habis tanah kami di sana. Siluq Ngurai, Bongan, habis semua. Sekarang apa timbal balik yang kami dapat? Tidak ada,” ujarnya pada Jumat (31/10/2025).

Baca juga  DPRD Kaltim Dorong Generasi Muda Lestarikan Budaya, Butuh Kolaborasi Paguyuban

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa DPRD Kubar mendukung investasi, namun investasi tersebut harus memberikan manfaat bagi masyarakat, bukan sebaliknya.

Rosaliyen menyoroti dampak negatif seperti jalan rusak yang menghambat akses warga ke fasilitas kesehatan. Ia pun menekankan kepada perusahaan perkebunan untuk dapat beroperasi secara bertanggung jawab, dengan memperhatikan aspek sosial, ekonomi, dan lingkungan.

Baca juga  Instruksi Wabup Rendi Solihin untum Dinas PU, Rehabilitasi Total Asrama Mahasiswa Kukar di Malang

“Perusahaan perkebunan kelapa sawit harus meningkatkan kontribusi mereka bagi kesejahteraan masyarakat dan pembangunan daerah, sehingga dapat mewujudkan Kutai Barat menjadi daerah yang maju dan sejahtera.” Pungkasnya.(Adv/Kr)

Bagikan: