Keamanan Arsip di Srikandi Terjamin, DPK Kaltim Terus Lakukan Upaya Peningkatan

FRASA.ID, SAMARINDA – Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Provinsi Kalimantan Timur, Muhammad Syafranuddin, menegaskan bahwa keamanan arsip di aplikasi Srikandi terjamin.

“Srikandi merupakan aplikasi yang telah memenuhi standar keamanan informasi yang ditetapkan oleh BSSN, Kemenpan, dan ANRI,” kata Syafranuddin.

Srikandi merupakan aplikasi sistem informasi kearsipan dinamis terintegrasi yang dikembangkan oleh Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN). Aplikasi ini digunakan untuk mengelola arsip dinamis, mulai dari penciptaan, penyimpanan, pemeliharaan, dan penyusunan.

Baca juga  Kutai Barat Prioritaskan Kesehatan dan Olahraga Untuk Masyarakat Sehat, Tangguh, dan Berprestasi

Syafranuddin menjelaskan, DPK Kaltim telah melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan keamanan arsip di Srikandi. Salah satunya adalah dengan melakukan pelatihan keamanan informasi bagi para pengguna Srikandi.

“Kami juga melakukan monitoring secara berkala terhadap penggunaan aplikasi Srikandi di seluruh OPD Kaltim, untuk memastikan bahwa aplikasi tersebut tetap aman,” kata Syafranuddin.

Selain itu, DPK Kaltim juga terus melakukan koordinasi dengan BSSN untuk meningkatkan keamanan arsip di Srikandi.

Baca juga  Rakor BPK 2025: Bupati Kutai Barat Dorong Penguatan Peran BPK dalam Pembangunan Kampung

“Kami berharap dengan upaya-upaya yang kami lakukan, keamanan arsip di Srikandi dapat terus terjaga,” kata Syafranuddin.

Fitur Keamanan Srikandi

Srikandi memiliki berbagai fitur keamanan yang dapat melindungi arsip dari berbagai ancaman, antara lain:

Enkripsi
Srikandi menggunakan enkripsi untuk mengamankan data arsip. Enkripsi adalah proses mengubah data menjadi format yang tidak dapat dibaca tanpa kunci dekripsi.

Baca juga  Dinas Perpustakaan Kaltim Terapkan SNP untuk Tingkatkan Layanan

Authentikasi
Srikandi menggunakan autentikasi untuk memastikan bahwa hanya pengguna yang berwenang yang dapat mengakses arsip.

Otorisasi
Srikandi menggunakan otorisasi untuk membatasi akses pengguna terhadap arsip.

Audit
Srikandi memiliki fitur audit yang dapat melacak aktivitas pengguna terhadap arsip.

Dengan berbagai fitur keamanan tersebut, Srikandi dapat memberikan perlindungan yang memadai bagi arsip-arsip di Provinsi Kalimantan Timur. (ADV)

Bagikan: