Hari UMKM Nasional, DPRD Kaltim Dukung Peningkatan Sarana dan Prasarana Pelaku Usaha

FRASA.ID, SAMARINDA- Transformasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dapat terwujud jika didukung dengan peningkatan sarana dan prasarana yang memadai oleh pemerintah daerah.

Ini disampaikan anggota DPRD Kaltim, Rusman Ya’qub saat menjadi narasumber talkshow dalam agenda Gebyar Hari UMKM Nasional 2023 bertajuk transformasi UMKM masa depan di halaman parkir GOR Kadrie Oening Sempaja, Samarinda.

Menurut Rusman, tranformasi UMKM berjalan lurus dengan kemajuan perkembangan digitalisasi di Indonesia, termasuk Kalimantan Timur.

Baca juga  Linggang Muyub Ilir Kini Miliki Kantor Petinggi Satu Atap: Kado Istimewa HUT ke-57 Kampung

Melalui inovasi dan ekosistem digitalisasi memberikan kemudahan dan membuat jangkauan pasar semakin luas tidak hanya lokal tetapi juga nasional.

“Memang diperlukan adanya kerjasama dengan pemerintah dan swasta karena tidak semua UMKM memiliki kemampuan sapras dan sumber daya yang memadai,” kata Rusman, Minggu (13/8/2023).

Pasalnya, di tengah tingginya gempuran persaingan perekonomian global tanpa dibarengi transformasi dan ekosistem digital maka akan sulit untuk bertahan.

Baca juga  Jadi Penunjang IKN, Perpustakaan PPU Dibangun Pusat untuk Tingkatkan Kualitas SDM

Selain itu, terkait dengan pemberian kredit khususnya program pemerintah Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang bertujuan untuk memperkuat kemampuan permodalan usaha dalam rangka pelaksanaan kebijakan percepatan pengembangan sektor riil dan pemberdayaan UMKM.

“Perbankan yang bekerjasama dengan pemerintah terkait penyaluran KUR semestinya jemput bola dalam melayani akses permodalan. Hal ini dikarenakan banyak UMKM yang perlu pendampingan dalam permodalan guna meningkatkan kualitas dan kuantitas produknya secara maksimal,”tuturnya.

Baca juga  Festival Dahau Semarakkan HUT ke-26 Kutai Barat dengan Lomba Pacu Perahu Naga

Pihaknya juga mengingatkan kepada UMKM agar bijak dalam memilih sumber permodalan sebab telah banyak kasus pinjaman online utamanya yang tidak terdaftar OJK yang kemudian menjadi persoalan.

“Perbankan jangan kalah dalam periklanan, intinya kan pengurusan administrasinya perlu diberikan kemudahan,”pungkasnya. (Adv/dprdkaltim/032)

Bagikan: