Masjid H Bolly, Ikhtiar Menghidupkan Spiritualitas di Jantung Pelabuhan Kenyamukan

Frasa.Id, Kutai Timur – Di tengah geliat pembangunan kawasan Pelabuhan Kenyamukan, kini berdiri sebuah rumah ibadah yang menjadi oase spiritual bagi masyarakat sekitar. Masjid H Bolly hadir sebagai penyeimbang denyut ekonomi dengan ketenangan rohani.

Rumah ibadah ini digagas oleh keluarga besar almarhum H Bolly sebagai bentuk amal jariyah sekaligus kontribusi nyata bagi warga pesisir dan para pekerja pelabuhan yang nantinya membutuhkan tempat salat yang mudah dijangkau.

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kutai Timur, Jimmy, menuturkan bahwa keberadaan masjid tersebut bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan ritual keagamaan, tetapi juga menjadi simbol kepedulian sosial di kawasan strategis itu.

Baca juga  DLH Kutim: Perusahaan Harus Punya Sistem Sampah Domestik

Menurutnya, lokasi masjid yang berada di jalur utama pelabuhan membuat para nelayan, buruh, hingga pelintas dapat menunaikan salat tanpa harus meninggalkan pekerjaan terlalu jauh. Akses yang dekat menjadi solusi bagi mereka yang memiliki waktu terbatas.

Jimmy juga menekankan bahwa masjid harus menjadi ruang terbuka bagi siapa saja. Selama bulan Ramadan, pengurus rutin menggelar buka puasa bersama dan salat tarawih berjamaah yang dapat diikuti masyarakat tanpa syarat atau undangan khusus.

“Masjid ini milik bersama. Siapa pun boleh datang. Setiap Ramadan kami berbagi buka puasa dan melaksanakan tarawih berjamaah,” ujarnya saat menghadiri kegiatan ibadah bersama, Sabtu (21/2/2025).

Baca juga  Bupati Ardiansyah: Akses Pendidikan Tidak Boleh Bergantung pada Kemampuan Orang Tua

Lebih jauh, ia menguraikan sejumlah manfaat nyata dari hadirnya masjid di kawasan tersebut. Selain memudahkan umat Islam menjaga ketepatan waktu salat, keberadaan masjid juga memperkuat hubungan sosial antarwarga melalui kegiatan berjamaah.

Tak hanya itu, masjid difungsikan sebagai pusat pembinaan keagamaan. Agenda seperti pengajian, kajian Islam, hingga kegiatan sosial kemasyarakatan mulai dirancang untuk memperluas peran rumah ibadah ini.

Bagi generasi muda, masjid diharapkan menjadi ruang yang ramah dan membangun karakter. Lingkungan religius yang positif diyakini mampu membentuk kebiasaan baik serta mempererat kebersamaan.

Baca juga  Eks Pemain Timnas Purwanto Suwondo Bawa Semangat Baru untuk Persikutim United

Masjid H Bolly juga disiapkan sebagai tempat singgah bagi musafir dan pekerja yang membutuhkan waktu istirahat sejenak sebelum kembali melanjutkan perjalanan atau aktivitasnya.

“Harapan kami, kawasan ini tidak hanya tumbuh sebagai pusat ekonomi, tetapi juga berkembang dalam nilai-nilai spiritual. Anak-anak muda harus merasa masjid adalah tempat yang nyaman untuk belajar dan berkegiatan,” tambah Jimmy.

Saat ini, sejumlah fasilitas penunjang seperti toilet, tempat wudu, rumah imam, dan akses jalan masih dalam tahap penyelesaian. Meski demikian, masjid telah difungsikan secara aktif selama Ramadan dan diharapkan menjadi pusat kegiatan keagamaan masyarakat Kenyamukan dalam jangka panjang.

Bagikan: