SANGATTA — Posyandu tidak hanya menjadi tempat timbang bayi atau pemberian vitamin, tetapi ruang bagi keluarga untuk mendapatkan bimbingan dan edukasi kesehatan.
Inilah alasan Plt. Camat Sangatta Selatan, Rusmiati, S.H, mendorong revitalisasi posyandu agar menjadi lingkungan yang lebih ramah bagi ibu, balita, hingga lansia.
Di banyak desa, posyandu menjadi tempat berkumpulnya para ibu setiap bulan. Karena itu, Rusmiati menilai posyandu yang nyaman dan lengkap akan membuat masyarakat lebih antusias untuk datang.
“Posyandu itu fondasi kesehatan kita. Kalau posyandunya kuat, masyarakat menjadi lebih sehat,” ujarnya pada Rabu (12/11/2025).
Ia menyebut masih ada posyandu yang kekurangan fasilitas pendukung.
Peralatan seperti timbangan modern, kursi bayi, hingga alat ukur pertumbuhan tidak lagi layak digunakan, sehingga berpotensi memengaruhi ketepatan pemeriksaan.
“Saya lihat sendiri, ada posyandu yang alat timbangnya sudah sangat tua. Ini harus diganti,” tegasnya.
Selain peralatan, peningkatan kapasitas kader dianggap sangat penting.
Kader adalah wajah pertama layanan kesehatan di tingkat RT dan desa.
Mereka berhadapan langsung dengan ibu hamil, ibu menyusui, hingga orang tua yang membawa balitanya untuk pemantauan gizi.
“Kader itu tulang punggung. Mereka butuh ilmu yang diperbarui. Jangan hanya mengandalkan pelatihan lama,” katanya.
Fasilitas posyandu juga turut menentukan kenyamanan masyarakat.
Di beberapa tempat, posyandu masih menumpang di balai desa atau memanfaatkan ruang terbuka seadanya.
Kondisi ini membuat layanan tidak optimal, terutama ketika cuaca kurang bersahabat.
“Kalau tempatnya tidak nyaman, ibu-ibu jadi malas ke posyandu. Kita harus perbaiki ini,” ujarnya.
Rusmiati menyampaikan bahwa pembenahan posyandu memiliki dampak yang jauh lebih besar dari sekadar pelayanan bulanan.
Revitalisasi diyakini akan memperkuat upaya pencegahan stunting, meningkatkan gizi keluarga, hingga mendorong pola hidup sehat di masyarakat.
“Ibu hamil, balita, lansia, semua terbantu kalau posyandunya siap,” ucapnya.
Pemerintah kecamatan telah mengajukan proposal kebutuhan peralatan dan perbaikan kepada Dinas Kesehatan.
Rusmiati berharap usulan ini dapat segera ditindaklanjuti agar masyarakat menikmati layanan yang lebih memadai.
“Kami sudah mengusulkan secara resmi. Sekarang tinggal menunggu tindak lanjutnya,” katanya.
Selain dukungan pemerintah, keterlibatan warga juga disebut sangat penting. Ia mengajak masyarakat untuk lebih rutin datang ke posyandu dan memanfaatkan layanan yang ada.
“Posyandu itu bukan hanya program pemerintah. Ini tanggung jawab bersama,” tutupnya. (ADV)





