Wabup Kutai Barat Buka Pelatihan ESD dan WSA, Dorong Sekolah Jadi Pusat Pembelajaran Berkelanjutan

FRASA.ID,KUTAI BARAT – Pemerintah Kabupaten Kutai Barat terus mendorong transformasi pendidikan melalui penerapan konsep pembangunan berkelanjutan di lingkungan sekolah. Upaya tersebut diwujudkan melalui pembukaan Pelatihan Education for Sustainable Development (ESD) dan Whole School Approach (WSA) bagi Guru Sekolah Dasar Kabupaten Kutai Barat Tahun 2026 yang digelar di Kampung Jambuk Makmur, Kecamatan Bongan, Rabu (22/7/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kutai Barat Kamius Junaidi beserta jajaran, Camat Bongan bersama Forkopimcam, Petinggi Kampung Jambuk Makmur, narasumber, pengawas sekolah, kepala sekolah, serta para guru sekolah dasar dari berbagai wilayah di Kabupaten Kutai Barat.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Kutai Barat H. Nanang Adriani menyampaikan apresiasi kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta seluruh pihak yang telah menggagas pelaksanaan pelatihan tersebut. Menurutnya, kegiatan ini menjadi langkah penting dalam meningkatkan kapasitas tenaga pendidik agar mampu menghadapi tantangan pendidikan masa kini dan masa depan.

Baca juga  Kecamatan Loa Kulu Jadi Salah Satu Kecamatan Penerima Anggaran Terbanyak APBD Kukar

Ia menjelaskan, pendidikan abad ke-21 tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga harus membangun karakter peserta didik yang memiliki kepedulian terhadap lingkungan, sosial, dan ekonomi secara seimbang.

Menurutnya, konsep Education for Sustainable Development (ESD) menjadi pendekatan penting untuk membentuk generasi yang memiliki kesadaran menjaga lingkungan, mengelola sumber daya secara bijak, serta memahami nilai sosial dan budaya di sekitarnya.

“Namun konsep ini tidak cukup hanya diajarkan sebagai teori di ruang kelas. Diperlukan implementasi nyata melalui Whole School Approach (WSA) yang melibatkan seluruh unsur sekolah, mulai dari kurikulum, pengelolaan lingkungan sekolah, hingga keterlibatan orang tua dan masyarakat,” ujar Nanang.

Baca juga  HUT Ke-62 Kampung Sumber Sari Jadi Momentum Perkuat Gotong Royong dan Kemajuan Kampung

Wabup menegaskan bahwa sekolah harus menjadi ekosistem yang hijau, sehat, inklusif, dan inspiratif. Dengan demikian, lingkungan sekolah tidak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga ruang pembentukan karakter dan praktik kehidupan berkelanjutan.

Dalam kesempatan tersebut, Nanang menyampaikan dua pesan penting kepada para peserta pelatihan. Pertama, para guru diharapkan mampu menjadikan sekolah sebagai laboratorium kehidupan dengan menerapkan pengetahuan yang diperoleh selama pelatihan dalam aktivitas nyata di lingkungan sekolah masing-masing.

“Jangan biarkan pelatihan ini menjadi kegiatan seremonial semata. Sepulang dari sini harus ada perubahan budaya di sekolah. Kita ingin SDM Kutai Barat tumbuh unggul, berkarakter, sekaligus menjadi motor pembangunan yang tetap menjaga kelestarian alam,” tegasnya.

Kedua, Wabup mendorong penguatan kolaborasi antarpendidik agar para guru dapat saling berbagi pengalaman, meningkatkan kompetensi, serta menciptakan program sekolah yang inovatif dan memberikan dampak langsung bagi peserta didik.

Baca juga  Kutim Masuki Era Smart Traffic, ATCS Mulai Beroperasi Januari

Ia berharap para guru terus menjadi pendidik yang adaptif, kreatif, dan inspiratif karena memiliki peran besar dalam membentuk masa depan generasi Kutai Barat.

“Mengajar bukan hanya mentransfer ilmu pengetahuan, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kehidupan yang akan mereka bawa hingga dewasa. Karena itu, manfaatkan pelatihan ini sebaik-baiknya,” pesannya.

Setelah menyampaikan sambutan, Wakil Bupati Kutai Barat secara resmi membuka Pelatihan Education for Sustainable Development (ESD) dan Whole School Approach (WSA) bagi Guru Sekolah Dasar Kabupaten Kutai Barat Tahun 2026.

Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Kutai Barat dalam menghadirkan pendidikan berkualitas, berkarakter, dan berkelanjutan di Bumi Tanaa Purai Ngeriman, sekaligus dirangkaikan dengan peresmian gedung baru. (Ars/Adv-DiskominfoKubar)

Bagikan: