Peletakan Batu Pertama Gereja Toraja Prima Sangatta Jadi Simbol Kekuatan Harmoni Kutai Timur

Suasana peletakan batu pertama Gereja

SANGATTA — Peletakan batu pertama pembangunan Gedung Gereja Toraja Jemaat Prima Sangatta menjadi penanda penting bagi penguatan kerukunan dan solidaritas sosial di Kutai Timur.

Prosesi yang berlangsung pada Kamis (13/11/2025) itu tak hanya bernilai simbolis, tetapi juga mempertegas komitmen pemerintah daerah dalam menjaga keberagaman sebagai modal utama pembangunan.

Dalam sambutannya, Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman menegaskan bahwa kehidupan masyarakat Kutai Timur yang heterogen baik dari sisi suku maupun agama merupakan kekayaan besar yang perlu dijaga bersama.

Baca juga  Hidroponik Samboja Barat Penuhi 80 Persen Sayuran Balikpapan

“Pertama-tama kita bersyukur pada Tuhan Yang Maha Kuasa,” ujarnya membuka sambutan, sembari menyampaikan permohonan maaf karena terlambat datang akibat harus menemui sejumlah pekerja yang terdampak pemutusan hubungan kerja.

Ardiansyah menekankan bahwa keberagaman bukan hambatan, melainkan modal sosial yang harus dirawat agar pembangunan berjalan selaras dan berkeadilan.

Menurutnya, Kutai Timur tidak hanya kaya dalam keberagaman penduduk, tetapi juga dianugerahi beragam sumber daya alam dan manusia yang menjadi fondasi bagi kesejahteraan masyarakat.

Pembangunan Gereja Toraja ini, lanjut Ardiansyah, bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi juga pembangunan kualitas spiritual masyarakat.

Baca juga  Dinkes Kutim Berikan Beasiswa Untuk Penuhi Kuota Dokter

Rumah ibadah memiliki peran penting dalam memperkuat moral dan karakter, yang pada akhirnya akan menjadi pendorong terciptanya kehidupan sosial yang harmonis.

Bupati juga menyoroti pentingnya memastikan pertumbuhan ekonomi berjalan seiring dengan meningkatnya kesejahteraan masyarakat.

“Pertanyaannya, apakah pertumbuhan ekonomi yang tinggi itu selaras dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat?” tegasnya, mengingatkan bahwa pembangunan harus berorientasi pada manusia.

Ardiansyah memberikan apresiasi kepada jemaat Gereja Toraja Prima Sangatta atas semangat kolektif yang telah berhasil menghimpun dana pembangunan sebesar Rp1,3 miliar.

Baca juga  Kunjungan Pengembangan SDM Perpustakaan Kelurahan Berbas Pantai di Bontang: Sambutan Hangat di DPK Kaltim

Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus memberikan dukungan dan bersinergi dalam proses pembangunan rumah ibadah.

Namun ia mengingatkan, keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh dukungan pemerintah, melainkan oleh peran aktif masyarakat itu sendiri.

“Yang terbaik adalah keterlibatan masyarakat itu sendiri,” tutupnya.

Pembangunan Gereja Toraja Prima Sangatta pun diharapkan menjadi simbol semakin kokohnya persaudaraan, toleransi, dan harmoni yang menjadi kekuatan utama masyarakat Kutai Timur dalam menghadapi tantangan ke depan. (ADV)

Bagikan: