SANGATTA — Upaya panjang Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kutai Timur dalam menghentikan kebiasaan buang sampah ke sungai mulai menunjukkan hasil.
Setelah lebih dari satu dekade melakukan larangan dan edukasi, perilaku masyarakat di wilayah pinggir sungai kini disebut menurun drastis.
Kepala DLH Kutim, Aji Wijaya Effendi, menegaskan bahwa perubahan ini bukan terjadi dalam semalam, tetapi hasil proses panjang yang terus dikawal pemerintah daerah.
“Di daerah selatan itu dulu sering buang sampah ke sungai. Tapi 10 tahun terakhir kita larang terus, sehingga sekarang sudah sangat berkurang,” tegasnya pada Rabu (12/11/2025).
Untuk menghilangkan kebiasaan lama tersebut, DLH menyediakan berbagai fasilitas pembuangan sampah di titik-titik dekat permukiman.
Tong sampah sederhana disiapkan, ada yang digantung, ada pula yang diletakkan di depan rumah warga.
Menurut Aji, strategi ini penting untuk mengalihkan masyarakat dari kebiasaan membuang sampah ke belakang rumah yang langsung menghadap sungai.
Tidak hanya masyarakat, DLH juga menegaskan kewajiban bagi seluruh perusahaan agar mengelola sampah domestik mereka secara mandiri.
“Perusahaan wajib punya pengelolaan sampah domestik. Ini instruksi Pak Bupati,” katanya.
Hal ini bertujuan memastikan pengelolaan lingkungan tidak hanya dibebankan kepada warga, tetapi juga pelaku usaha.
DLH memperkuat pengawasan aliran sungai, terutama di kawasan hilir yang kerap menerima dampak dari sampah kiriman di daerah hulu.
Gotong royong bersama warga juga terus dilakukan untuk menjaga kebersihan bantaran sungai.
Meski masih ada sebagian masyarakat yang belum terbiasa dengan budaya kerja kolektif, DLH terus melakukan pendekatan intensif agar kesadaran lingkungan tumbuh merata.
Aji mengakui bahwa mengubah perilaku masyarakat membutuhkan waktu panjang. Namun ia bersyukur, kesadaran warga kini semakin meningkat.
Dengan pengawasan ketat dan edukasi berkelanjutan, DLH berharap sungai-sungai di Kutai Timur tidak lagi menjadi tempat pembuangan sampah liar seperti masa lalu.
“Semua butuh proses,” tutupnya penuh optimisme. (ADV)





