Pemkab Kukar Kembangkan Tiga Zona Ekonomi Unggulan untuk Dorong Transformasi Daerah

FRASA.ID, KUTAI KARTANEGARA-Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus memperkuat strategi transformasi ekonomi melalui penerapan Program Kawasan Ekonomi Sejahtera, yang menjadi bagian penting dalam Program Dedikasi Kukar Idaman Terbaik.

Program ini menitikberatkan pada penciptaan simpul-simpul ekonomi baru berbasis potensi unggulan tiap kecamatan agar kemandirian dan kesejahteraan masyarakat semakin meningkat.

Kepala Bidang Pengembangan UKM Dinas Koperasi dan UKM Kukar, Fathul Alamin, menyampaikan bahwa Kukar kini telah menetapkan tiga zona ekonomi strategis sesuai karakteristik wilayah.

“Program ini diarahkan untuk mempersiapkan kawasan strategis ekonomi berbasis potensi unggulan di setiap kecamatan, sehingga pertumbuhan ekonomi dapat lebih merata,” ungkapnya, Sabtu (15/11/2025).

Baca juga  Rendi Solihin Dialog dengan Pelaku UMKM di Sanga-sanga, Singgung Soal Penyerahan Bantuan

Tiga Zona Pengembangan Ekonomi

Dalam implementasinya, wilayah Kukar dibagi menjadi:

 

Zona Perdagangan dan Jasa
Berpusat di kawasan perkotaan sebagai penggerak utama aktivitas ekonomi masyarakat.

 

Zona Industri Hijau
Fokus pada agroindustri, pertanian, dan perkebunan dengan orientasi keberlanjutan sumber daya alam.

 

Zona Pariwisata dan Pangan
Mengembangkan destinasi wisata sekaligus memperkuat sentra pangan unggulan daerah.

 

 

“Ketiga zona ini akan mempercepat peralihan ekonomi Kukar dari ketergantungan sektor ekstraktif menuju ekonomi lebih produktif dan berkelanjutan,” kata Fathul.

Baca juga  Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kaltim Akuisisi Arsip COVID-19, Bukti Sejarah Pandemi

Dorong Peningkatan Nilai Tambah Produk UMKM

DiskopUKM Kukar memiliki peran strategis dalam menghubungkan pelaku usaha dari sektor hulu hingga hilir melalui diversifikasi usaha dan pengolahan produk turunan.

“Pelaku usaha tidak boleh hanya menjual bahan mentah bernilai rendah. Kita dorong menjadi produk olahan dengan nilai ekonomi lebih tinggi,” jelasnya.

Kolaborasi Lintas Perangkat Daerah

Fathul menyebut bahwa program ini tidak hanya dikerjakan DiskopUKM, tetapi melibatkan banyak perangkat daerah untuk menciptakan ekosistem ekonomi yang saling menguatkan.

Intervensi dilakukan sesuai kondisi riil setiap kecamatan untuk memastikan pelaksanaan kebijakan lebih tepat sasaran.

Baca juga  Beginilah Tahapan Pengolahan Naskah Kuno di DPK Kaltim

Target: Ekonomi Daerah Lebih Fokus dan Berkelanjutan

Dengan adanya tiga simpul ekonomi tersebut, Pemkab Kukar berharap seluruh program pemberdayaan masyarakat berjalan lebih terarah serta berdampak nyata bagi pendapatan masyarakat.

“Kami ingin pembangunan ekonomi masyarakat berjalan lebih kuat dan terukur, sehingga kesejahteraan bisa dirasakan merata hingga ke desa-desa,” tambahnya.

Program Kawasan Ekonomi Sejahtera diharapkan menjadi pondasi utama dalam mewujudkan visi Kukar Idaman Terbaik, yaitu menghadirkan masyarakat yang sejahtera melalui pembangunan ekonomi berbasis potensi unggulan daerah.(adv/prokomkukar)

Bagikan: