Pemkab Kukar Peringati Hari Pahlawan 2025, Veteran Tetap Jadi Prioritas Perlindungan Sosial

FRASA.ID, KUTAI KARTANEGARA-Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mengadakan upacara peringatan Hari Pahlawan 2025 di Halaman Kantor Bupati Kukar, Senin (10/11/2025). Upacara berlangsung khidmat dengan mengusung tema “Pahlawanku Teladanku, Terus Bergerak, Melanjutkan Perjuangan.”

Sekretaris Daerah Kukar, Sunggono bertindak sebagai inspektur upacara sekaligus membacakan amanat Menteri Sosial Republik Indonesia. Dalam penyampaiannya, ia mengajak masyarakat menjadikan momentum Hari Pahlawan sebagai refleksi sekaligus dorongan untuk terus berkontribusi sesuai peran masing-masing.

“Kita perlu memaknai Hari Pahlawan secara lebih luas. Perjuangan hari ini adalah memastikan kita mampu memberikan yang terbaik bagi daerah dan bangsa dari posisi kita masing-masing,” ujar Sunggono.

Baca juga  Muhammad Udin Soroti Angka Pengangguran di Bontang Tinggi

Ia juga berpesan kepada generasi muda agar mengembangkan potensi diri dan menjadi agen perubahan.

“Anak-anak muda harus memposisikan diri, memberikan sumbangsih bagi daerah, dan menjadi pahlawan di lingkungannya masing-masing,” tegasnya.

Perhatian Pemkab Kukar bagi Veteran

Pada momen yang sama, Plt. Kepala Dinas Sosial Kukar, Yuliandris memastikan bahwa Pemkab Kukar tetap berkomitmen memberikan dukungan kepada para veteran dan janda veteran sebagai bentuk penghargaan atas jasa mereka.

Baca juga  DPRD Kaltim Apresiasi Program Beasiswa Kaltim Tuntas

Saat ini, Kukar memiliki 76 penerima, terdiri dari 18 veteran dan sisanya janda veteran. Mereka menerima tali asih sebesar Rp 900.000 setiap bulan, serta tambahan bantuan tahunan dari Pemerintah Provinsi sebesar Rp 1.200.000.

“Walaupun ada efisiensi anggaran, bantuan sosial bagi para veteran tetap aman hingga tahun 2026. Ini adalah prioritas yang tidak akan kami abaikan,” jelas Yuliandris.

Selain santunan, pada peringatan Hari Pahlawan kali ini turut dilakukan penyerahan bingkisan sembako secara simbolis kepada lima penerima, terdiri dari empat janda veteran dan satu veteran. Distribusi selanjutnya akan dilakukan ke seluruh kecamatan.

Baca juga  DPK Jadi Percontohan Penerapan SIStem Penataan ARSIP

Penghormatan yang Berkelanjutan

Yuliandris menjelaskan bahwa kewenangan rehabilitasi rumah veteran kini menjadi tanggung jawab pemerintah kecamatan setelah adanya peralihan aset. Meski demikian, komitmen Pemkab Kukar terhadap keberlanjutan program sosial veteran tidak akan berkurang.

“Ini adalah bentuk penghormatan kita kepada pejuang yang telah berkontribusi besar bagi bangsa. Pemerintah akan terus menjaga komitmen ini sebagai bagian dari visi Kukar Idaman Terbaik,” ujarnya.(adv/prokomkukar)

Bagikan: