FRASA.ID, KUTAI BARAT– Penantian panjang masyarakat Muara Ohong, Kecamatan Jempang, akan segera berakhir. Anggota DPRD Kabupaten Kutai Barat (Kubar), Henrik, dengan tegas mendorong Pemerintah Daerah untuk memprioritaskan penuntasan pembangunan jalan Muara Ohong.
“Penuntasan jalan Muara Ohong adalah harapan utama masyarakat. Kami sangat berharap pemerintah segera merealisasikan pembangunan ini,” ujar Henrik, Selasa (28/10/2025).
Menurut Henrik, yang merupakan anggota DPRD dari Daerah Pemilihan (Dapil) III Kubar, pembangunan jalan Muara Ohong telah lama menjadi dambaan warga. Aspirasi ini bahkan menjadi usulan mayoritas saat ia melaksanakan Reses beberapa waktu lalu.
“Saat Reses, aspirasi penuntasan jalan Muara Ohong ini menjadi yang paling banyak disampaikan masyarakat,” ungkapnya.
Akses Vital Penghubung Antar Kampung
Jalan Muara Ohong memiliki peran vital sebagai akses penghubung antara Kampung Muara Ohong dan Tanjung Isuy. Selain itu, jalan ini juga akan memangkas jarak tempuh ke berbagai kampung lainnya di Kecamatan Jempang. Kondisi jalan yang rusak parah sepanjang sekitar 2 kilometer, mulai dari Simpang Tanjung Jone hingga Muara Ohong, tentu sangat menghambat aktivitas dan perekonomian warga.
Koordinasi Intensif dan Pengawalan Anggaran
Setelah berkoordinasi dengan Petinggi Muara Ohong, Henrik mendapat informasi bahwa pemerintah telah merencanakan penuntasan pembangunan jalan ini.
“Jika sudah masuk dalam perencanaan, kami akan terus mengawal. Laporan Reses juga sudah saya sampaikan. Kami sangat berharap alokasi anggaran tahun depan dapat direalisasikan untuk menuntaskan jalan ini,” tegasnya.
Dengan adanya perhatian dan dukungan penuh dari DPRD Kubar, harapan masyarakat Muara Ohong untuk memiliki jalan yang layak semakin mendekati kenyataan. Pembangunan jalan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup, memperlancar aktivitas ekonomi, serta membuka aksesibilitas yang lebih baik bagi seluruh warga di Kecamatan Jempang.(Adv/Kr)





