FRASA.ID, KUTAI BARAT – Pemerintah Kabupaten Kutai Barat (Kubar) terus berupaya meningkatkan efisiensi dan transparansi pengelolaan keuangan daerah melalui digitalisasi. Salah satu langkah yang diambil adalah dengan menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Aplikasi Transaksi Keuangan Pemerintah Daerah (ATKP) bagi aparatur pengelola keuangan di seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kutai Barat, Petrus, menjelaskan bahwa Bimtek ATKP ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas bendahara dan pejabat pengelola keuangan dalam penggunaan aplikasi ATKP. Aplikasi ini merupakan platform digital yang mendukung transaksi nontunai, realtime, dan terintegrasi dengan sistem perbankan.
“Melalui Bimtek ini, para bendahara dan PPK diharapkan dapat memahami dengan baik fungsi dan fitur ATKP agar transaksi keuangan pemerintah daerah dapat berjalan realtime, efisien, dan akuntabel,” jelas Petrus saat membuka Bimtek di Aula Kantor BKAD.
Bimtek ATKP ini menghadirkan dua narasumber, yaitu Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Timur, Budi Widihartanto, dan Pimpinan Bank Kaltimtara Cabang Kutai Barat, Sayid Muhammad Hasan. Kehadiran narasumber dari Bank Indonesia dan Bank Kaltimtara menunjukkan komitmen Pemkab Kubar dalam membangun sinergi dengan pihak perbankan untuk mendukung digitalisasi keuangan daerah.
Budi Widihartanto dari Bank Indonesia mengapresiasi langkah progresif Pemkab Kutai Barat dalam memperkuat ekosistem keuangan digital daerah.
“Sinergi ini menjadi kunci keberhasilan dalam mewujudkan ekosistem keuangan digital yang inklusif dan berkelanjutan,” ujarnya.
Dengan adanya Bimtek ATKP ini, Pemkab Kutai Barat berharap aparatur di seluruh OPD dapat semakin siap menghadapi transformasi digital keuangan daerah menuju tata kelola pemerintahan yang modern dan transparan. Hal ini sejalan dengan visi dan misi Pemkab Kubar untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik yang prima.(Adv/Kr)





