FRASA.ID, KUTAI KARTANEGARA-Masa purnatugas aparatur sipil negara (ASN) tidak seharusnya menjadi akhir dari pengabdian maupun aktivitas sosial. Untuk menjaga para pensiunan tetap produktif dan terhubung dengan masyarakat, Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Kutai Kartanegara (Kukar) mendorong penguatan kerja sama dengan Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI).
Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar sekaligus Ketua Korpri Kukar, Sunggono, mengatakan kolaborasi tersebut diarahkan agar ASN yang memasuki masa pensiun tetap memiliki wadah untuk beraktivitas. Salah satunya melalui berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan yang diselenggarakan PWRI.
Menurutnya, perubahan status dari ASN aktif menjadi pensiunan kerap diikuti perubahan rutinitas dan lingkungan pergaulan. Karena itu, diperlukan ruang yang dapat menjaga hubungan sosial sekaligus memberi kesempatan bagi mereka untuk tetap berkontribusi.
“Kami juga sudah menjalin komunikasi dengan PWRI untuk memastikan bahwa teman-teman ASN yang memasuki masa pensiun tidak sampai menyendiri atau kehilangan keterlibatan dalam kegiatan masyarakat yang diinisiasi oleh PWRI,” ujar Sunggono.
Ia menegaskan, Korpri tidak hanya memperhatikan ASN selama masih menjalankan tugas kedinasan, tetapi juga mendorong keberlanjutan hubungan dan aktivitas setelah mereka menyelesaikan masa pengabdian.
Melalui PWRI, para pensiunan diharapkan tetap dapat menjalin silaturahmi dengan sesama purnatugas maupun masyarakat luas. Pengalaman dan pengetahuan yang dimiliki selama bertugas juga berpeluang terus dimanfaatkan melalui kegiatan sosial.
Sunggono berharap komunikasi antara Korpri dan PWRI dapat terus berjalan sehingga masa pensiun tidak membuat para mantan ASN kehilangan ruang untuk berinteraksi. Dengan demikian, mereka tetap memiliki kegiatan positif dan kesempatan melanjutkan pengabdian di lingkungan masyarakat. (adv/diskomkukar)






