Dahau Behempas Open Putri 2025: Dukung Langkah Bersejarah Atlet Putri Kutai Barat!

FRASA.ID, KUTAI BARAT– Sebuah tonggak sejarah baru dalam dunia olahraga Kutai Barat telah diukir dengan digelarnya Dahau Behempas Open Putri 2025. Turnamen ini bukan sekadar ajang pertandingan, melainkan sebuah panggung keberanian yang membuka ruang prestasi bagi atlet-atlet behempas perempuan di Bumi Tanaa Purai Ngeriman.

Ketua Panitia Dahau Behempas Open Putri, Arkadius Elly mengatakan, yang membuat turnamen ini semakin istimewa adalah semangat gotong royong yang menjadi fondasinya. Dahau Behempas Open Putri 2025 lahir bukan dari anggaran besar, melainkan dari inisiatif Taruna Gharda Mandiri (TGM) Kutai Barat, Presidium Dewan Adat Kutai Barat, yang bekerja sama dengan Dispora Kutai Barat.

Baca juga  Kutai Barat Siap Jadi Penyangga Pangan Utama IKN: Infrastruktur Jadi Kunci

“Kolaborasi ini menunjukkan komitmen kuat untuk melestarikan budaya dan memberikan kesempatan bagi para atlet putri untuk bersinar.” Ungkapnya

Ia pun menambahkan bahwa turnamen tersebut adalah bukti nyata bahwa semangat juang tidak mengenal batas. Para atlet putri akan membuktikan bahwa perempuan Kutai Barat juga bisa tampil tangguh, sportif, dan berprestasi di arena behempas.

Baca juga  Camat Tenggarong Dorong Pemanfaatan Embung Maluhu, Warga: Jangan Disia-siakan!

“Ini adalah kesempatan emas bagi mereka untuk mengharumkan nama kampung, kecamatan, atau organisasi yang mereka wakili.” Tambahnya

Arkadius juga mengajak seluruh masyarakat Kutai Barat, terutama para petarung pemula putri, untuk menjadi bagian dari sejarah Dahau Behempas Open Putri 2025. Informasi pendaftaran dapat diperoleh melalui panitia TGM Kutai Barat atau akun resmi Dispora Kutai Barat.

Baca juga  Persiapan Generasi Emas, Dispusip Kutim Siapkan Bunda Literasi di Tiap Kecamatan

Dahau Behempas Open Putri 2025 adalah momentum untuk membuktikan bahwa olahraga bukan hanya soal meraih juara, tetapi juga tentang menghidupkan mimpi dan menyalakan semangat.

“Mari kita wujudkan harmoni kebersamaan dalam budaya, dengan semangat “Sempekat Bersama, Kita Pasti Bisa!” Pungkasnya.(Adv/Kr)

Bagikan: