DPRD Kaltim Soroti Minimnya Jumlah Tenaga Pendidik

FRASA.ID, SAMARINDA- Anggota DPRD Kaltim, Mimi Meriami BR Pane kembali menyoroti minimnya jumlah tenaga pendidik daerah yang berpengaruh terhadap kualitas mutu pendidikan di masa depan.

Menurutnya, meski kebijakan guru kini menjadi wewenang pemerintah pusat, tetap saja hal tersebut perlu menjadi prioritas Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim agar permasalahan pendidikan dapat terakomodir dengan baik.

Baca juga  Bahas Raperda PUG, DPRD Kaltim Ajak OPD Untuk Terlibat

“Di Kaltim sendiri, khususnya di Kota Samarinda dan Balikpapan itu jumlah murid sudah banyak, tapi di sisi lain guru-guru malah mengalami kekurangan guru, sehingga belum maksimal,” ujarnya, Selasa (15/8/2023).

Kurangnya tenaga pendidik, kata dia, berdampak terhadap pola pembelajaran di sekolah. Belum lagi ketika berbicara mengenai kesejahteraan guru yang juga perlu diperjuangkan.

Baca juga  Atensi DPRD Kaltim untuk Penyandang Disabilitas Jelang Pemilu 2024

Sehingga peranan Pemprov Kaltim sangat dibutuhkan untuk menyusun program kebijakan yang tepat dan terukur atas fenomena kurangnya guru yang menjadi permasalahan dasar dalam dunia pendidikan.

Baca juga  Sutomo Jabir Kawal Realisasi Anggaran Pengentasan Banjir Untuk Daerah Bontang

Ia pun menyampaikan lulusan perguruan tinggi di Kaltim dapat mengisi jumlah tenaga pendidikan daerah.

“Perguruan tinggi di Kaltim setiap tahun pasti menghasilkan jutaan lulusan terbaik, sehingga daerah bisa memanfaatkan kualitas mereka dengan baik,” tandas Mimi. (Adv/dprdkaltim/035)

Bagikan: