Banjir Rendam 18 Desa di Tabang Kukar, Ketinggian Air Capai Dua Meter

FRASA.ID, TENGGARONG-Banjir besar melanda Kecamatan Tabang, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Hingga hari ketiga, luapan sungai telah merendam 18 desa dengan ketinggian air mencapai sekitar dua meter di sejumlah titik.

Banjir dipicu tingginya intensitas hujan yang mengguyur wilayah hulu Kukar dalam beberapa hari terakhir. Genangan mulai memasuki permukiman warga sejak akhir pekan lalu dan terus meluas dalam waktu singkat.

Camat Tabang Rakhmadani Hidayat mengatakan jumlah desa terdampak meningkat drastis hanya dalam hitungan jam. Pada Selasa pagi, tercatat 11 desa terendam banjir. Namun menjelang sore, jumlahnya bertambah menjadi 18 desa.

Baca juga  Rahmat Dermawan dan Sugeng Hariyadi Puncaki Hasil Polling Caleg PDI Perjuanga Dapil IV Kukar

“Perkembangannya sangat cepat. Di beberapa lokasi, air sudah setinggi dada orang dewasa,” kata Rakhmadani, Selasa, 13 Januari 2026.

Sejumlah desa dilaporkan terdampak cukup parah, antara lain Kampung Baru, Umaq Tukung, Tabang Lama, Sido Mulyo, dan Muara Ritan. Genangan air juga menyebabkan akses jalan antar desa mulai terputus.

Menurut Rakhmadani, meski banjir merupakan kejadian tahunan di wilayah hulu Kukar, kondisi kali ini dinilai lebih serius. Pemerintah kecamatan bersama pemerintah desa tengah melakukan pendataan warga rentan, termasuk lansia, perempuan, dan anak-anak.

Baca juga  Opik Ramaikan Malam Safari Ramadhan Wabup Kukar

Pemerintah setempat juga mengaktifkan sistem pemantauan melalui grup mitigasi bencana untuk memantau kenaikan debit air secara berkala. Pendirian posko pengungsian masih menunggu perkembangan kondisi dalam 24 jam ke depan.

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kutai Kartanegara telah mengerahkan tim ke lokasi banjir. Tim rescue dikirim ke Kecamatan Tabang dan Kembang Janggut untuk membantu evakuasi serta distribusi logistik.

Baca juga  Hitung Ulang 10 Ribu Surat Suara, Ketua KPU Kukar : Kami Tidak Tidur 24 Jam

Koordinator Lapangan BPBD Kukar Eko Suryawinata membenarkan timnya telah bergerak menuju wilayah terdampak. “Hari ini tim kami berangkat ke Tabang dan Kembang Janggut untuk penanganan banjir,” ujarnya.

Hingga Selasa sore, petugas gabungan masih melakukan pemantauan dan koordinasi guna memastikan keselamatan warga di wilayah terdampak.(*)

Bagikan: