FRASA.ID,SAMARINDA – PT Midi Utama Indonesia Tbk (Alfamidi) terus memperkuat komitmennya mendukung pemenuhan gizi anak melalui Program Protein Cegah Stunting dengan menyalurkan lebih dari 160.000 butir telur kepada 875 anak di 26 kabupaten dan kota yang tersebar di 15 provinsi di Indonesia sejak 2024.
Program yang mengajak anak mengonsumsi dua butir telur setiap hari selama enam bulan itu menjadi salah satu bentuk dukungan Alfamidi terhadap upaya pencegahan stunting sekaligus meningkatkan kualitas tumbuh kembang anak. Hingga kini, manfaat program telah dirasakan masyarakat di berbagai daerah, termasuk Kalimantan Timur.
“Melalui program ini, kami ingin berkontribusi dalam membantu memenuhi kebutuhan protein harian anak-anak. Lebih dari 160.000 butir telur yang telah disalurkan menjadi bagian dari upaya Alfamidi mendukung pemenuhan gizi dan tumbuh kembang anak Indonesia,” ujar Corporate Communication Manager Alfamidi, Retriantina Marhendra,pada Kamis (30/7/2026).
Retriantina menjelaskan, setiap anak Indonesia memiliki hak untuk tumbuh sehat dengan kebutuhan gizi yang terpenuhi. Karena itu, Alfamidi berupaya menghadirkan program yang memberikan manfaat nyata bagi keluarga yang membutuhkan melalui bantuan sumber protein hewani berkualitas.
Menurutnya, telur dipilih sebagai bantuan utama karena mengandung protein hewani berkualitas tinggi yang dilengkapi berbagai vitamin dan mineral penting untuk mendukung pertumbuhan fisik, perkembangan otak, serta meningkatkan daya tahan tubuh anak selama masa pertumbuhan.
Sejak dilaksanakan pada 2024, Program Protein Cegah Stunting telah menjangkau 15 provinsi, yaitu Sumatera Utara, Riau, Sumatera Selatan, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara, Maluku Utara, dan Maluku.
Dalam pelaksanaannya, Alfamidi menggandeng Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A), serta Puskesmas di masing-masing daerah agar penyaluran bantuan berjalan tepat sasaran sekaligus disertai pemantauan tumbuh kembang anak penerima manfaat.
Kolaborasi tersebut dilakukan agar bantuan yang diberikan tidak hanya berupa distribusi telur, melainkan juga menjadi bagian dari upaya pemantauan kondisi kesehatan anak secara berkala sehingga perkembangan gizi mereka dapat diketahui selama mengikuti program.
Sebagai bentuk keberlanjutan program, Alfamidi menargetkan penyaluran sebanyak 190.000 butir telur hingga Desember 2026. Target tersebut diharapkan mampu memperluas jumlah penerima manfaat sekaligus memperkuat kontribusi perusahaan dalam mendukung percepatan penurunan angka stunting di Indonesia.
Keberhasilan program tersebut juga mendapat apresiasi dari berbagai pemerintah daerah. Sepanjang periode 2024 hingga 2026, Program Protein Cegah Stunting berhasil meraih 10 penghargaan sebagai bentuk pengakuan atas kontribusinya dalam mendukung peningkatan kesehatan dan gizi masyarakat.
Manfaat program turut dirasakan langsung oleh keluarga penerima bantuan. Salah satunya Grachella, orang tua balita asal Minahasa, Sulawesi Utara, yang mengaku bersyukur anaknya memperoleh tambahan asupan protein melalui program yang dijalankan Alfamidi.
“Alfamidi yang selama ini dekat dengan tempat tinggal kami juga hadir melalui program bantuan telur untuk balita. Semoga anak kami mendapat asupan gizi yang lebih baik dan tumbuh kembangnya optimal,” ungkap Grachella.
Ia berharap program tersebut dapat terus dilanjutkan sehingga semakin banyak anak Indonesia yang memperoleh kesempatan mendapatkan tambahan gizi selama masa pertumbuhan. Menurutnya, bantuan sederhana berupa telur memberikan manfaat besar bagi keluarga dalam memenuhi kebutuhan protein harian anak.
Melalui Program Protein Cegah Stunting, Alfamidi menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan generasi muda Indonesia. Perusahaan berharap kolaborasi bersama pemerintah dan fasilitas kesehatan dapat memperluas jangkauan program sehingga semakin banyak anak tumbuh sehat, memiliki gizi yang baik, dan mampu meraih potensi terbaiknya pada masa depan.





