Guru di Kutai Timur Dapat Beasiswa S2 Lewat Program RPL

Mulyono, Kepala Disdikbud Kutim

FRASA.ID, KUTAI TIMUR – Dalam rangka meningkatkan sumber daya manusia (SDM) tenaga pendidik alias guru, Pemerintah Kabupaten Kutai Timur mengadakan program rekognisi pembelajaran lampau (RPL).

Tentunya program tersebut berada pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Timur sebagai leading sektor di bidang pendidikan.

Program RPL baru dimulai sejak tahun 2024 ini melalui kerjasama dengan pihak perguruan tinggi.

“Kami telah bekerjasama dengan UPI (Universitas Pendidikan Indonesia) Bamdung, UNY (Universitas Negeri Yogyakarta) untuk menguliahkan guru-guru PAUD sampai SMP Negeri,” kata Kepala Disdikbud Kutim, Mulyono, Senin (2/11/2024).

Baca juga  Kutai Barat Semakin Terang: PLN UP3 Samarinda ULP Melak Hadirkan "Light Up The Dream" di Sekolaq Darat

Kata dia, untuk saatbini, tepatnya di tahun 2024, awal mula program RPL, pihaknya telah memberikan kuota bagi guru-guru yang ingin melanjutkan kuliah.

Sementara ini, ada sebanyak 170 guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang masih lulusan SMA sederajat untuk berkuliah S1.

Adapun guru PAUD yang melanjutkan S1 dikuliahkan di UPI Bandung.

Baca juga  Bupati Ardiansyah Minta Maaf di Acara Gereja, Ungkap Alasan Dampingi Pekerja PHK

Kemudian untuk para guru baik PAUD, SD maupun SMP Negeri yang melanjutkan S2 dikuliahkan di UNY dengan jumlah saat ini sebanyak 197 orang guru.

“Mereka para guru yang mendapat beasiswa program RPL ini kuliahnya gratis, semua biaya ditanggung pemerintah,” imbuhnya.

Tak hanya itu, ternyata bagi para guru yang melanjutkan kuliah dengan beasiswa program RPL tersebut juga mendapat keringanan waktu kuliah.

Baca juga  Disdikbud Kutim : Festival Budaya Akan di Tuangkan Kedalam Buku

“Kuliahnya juga didiskon atau lebih cepat dari waktu normal,” ucapnya.

Oleh sebab itu, ia berharap dengan SDM yang mumpuni maka pendidikan di Kutai Timur dapat meningkat dan berkualitas sehingga ke depan Kutai Timur memiliki SDM yang berdaya saing.

“Apalagi adanya IKN (Ibu Kota Nusantara) di Kaltim, kita persiapkan untuk itu agar tidak ketinggalan,” tandasnya. (Adv)

Bagikan: