Halaman Kantor Bupati Kukar Diplot Jadi Arena Utama MTQ Kaltim 2026

FRASA.ID, KUTAI KARTANEGARA– Halaman Kantor Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) diproyeksikan menjadi arena utama pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-46 Tingkat Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) 2026 di Tenggarong.

Kantor Bupati Kutai Kartanegara tepatnya berada di Jalan Robert Wolter Monginsidi, Kelurahan Timbau, Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara.

Lokasi tersebut menjadi salah satu keputusan penting yang telah disepakati dalam rapat panitia pelaksana MTQ Kaltim.

Penetapan arena utama sekaligus menjadi pijakan bagi panitia untuk mulai memasuki tahapan persiapan teknis dan fisik.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar Sunggono mengatakan, keputusan tersebut dihasilkan setelah panitia melakukan pembahasan bersama pengurus dan panitia inti yang melibatkan Asisten I, Asisten II, Asisten III serta unsur sekretariat umum.

“Maka tadi saya bilang, kalau sementara ini yang kita sepakati di halaman Kantor Bupati. Mungkin pengaturan spesial, hampir seperti 17-an,” kata Sunggono.

Menurutnya, penentuan arena utama menjadi bagian dari sejumlah hal yang sebelumnya masih belum menemukan kesepakatan.

Dalam rapat terbaru, panitia akhirnya menyatukan keputusan mengenai beberapa elemen penting penyelenggaraan MTQ.

Baca juga  "Takjil War" Bersama Wabup Kukar Rendi Solihin, Perang Takjil yang Dibayar dengan Doa

Tidak hanya lokasi, pembahasan juga mencakup konsep maskot, logo dan tema MTQ Kaltim 2026.

“Jadi, sudah kita sepakati hal-hal penting yang selama ini belum mencapai kata sepakat. Misalnya panggung utama, maaf, arena utama di mana tempatnya, kemudian maskot MTQ-nya seperti apa, logo MTQ seperti apa, kemudian tema MTQ seperti apa. Itu sekarang sudah kita sepakati semua,” ujarnya.

Setelah keputusan mengenai konsep utama penyelenggaraan dicapai, panitia akan membawa hasil rapat tersebut kepada Bupati Kukar untuk mendapatkan persetujuan.

Sunggono menargetkan proses tersebut dapat segera dituntaskan sehingga persiapan di lapangan tidak lagi tertahan pada tahap pembahasan.

“Pada saat ini, insyaallah mudah-mudahan paling lama, nanti sudah bisa kita sampaikan minggu-minggu ini kepada Bapak Bupati untuk mendapatkan persetujuan dan mulai kita bekerja,” tuturnya.

Ia bahkan memberikan batas waktu kepada jajaran panitia agar pekerjaan persiapan sudah mulai berjalan paling lambat 1 Oktober 2026.

“Jadi tadi sudah saya sampaikan ke teman-teman, insyaallah paling lambat 1 Oktober sudah running persiapan teknis, persiapan fisik kegiatan yang harus kita laksanakan,” jelas Sunggono.

Baca juga  Akhmed Reza Fachlevi Ajak Generasi Muda Tingkatkan Kualitas Diri Untuk Sambut IKN

Persiapan tersebut akan dikerjakan oleh masing-masing bidang sesuai tugas yang telah diberikan.

Para koordinator bidang juga disebut telah menyiapkan kebutuhan untuk memasuki tahapan teknis penyelenggaraan.

Sunggono mengatakan, hasil rapat menunjukkan bahwa secara umum kesiapan Kukar sebagai tuan rumah terus bergerak menuju tahap pelaksanaan.

“Tergambar dari penjelasan para koordinator bidang bahwa insyaallah secara keseluruhan kita siap menjadi tuan rumah,” katanya.

Sebelum menentukan sejumlah keputusan teknis tersebut, rapat panitia juga diisi dengan evaluasi dan laporan perkembangan persiapan.

Panitia mendengarkan laporan Sekretaris Umum yang sebelumnya mengikuti kegiatan MTQ tingkat nasional di Semarang.

Informasi dari pelaksanaan tingkat nasional tersebut menjadi salah satu bahan dalam melihat kesiapan penyelenggaraan MTQ Kaltim di Kukar.

Evaluasi juga diarahkan kepada kinerja Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kukar.

Selain itu, masing-masing ketua bidang menyampaikan rencana kerja yang akan dijalankan dalam mendukung penyelenggaraan MTQ tingkat provinsi.

Pembahasan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh bidang bergerak dalam satu garis persiapan, terutama setelah sejumlah keputusan utama seperti lokasi arena, logo, tema dan maskot telah disepakati.

Baca juga  Singa Mose, Maskot Ikonik yang Siap Menggugah Semangat Pemain Persikutim United

Di tengah kepastian mengenai lokasi arena utama, satu bagian dari identitas MTQ Kaltim 2026 masih belum dibuka kepada publik, yakni maskot.

Saat ditanya mengenai bentuk atau karakter maskot yang telah disepakati, Sunggono memilih merahasiakannya.

“Maskotnya rahasia dong. Ini nggak boleh disampaikan semua,” ucapnya.

Dengan demikian, publik masih harus menunggu hingga Pemkab Kukar secara resmi memperkenalkan maskot tersebut bersamaan dengan konsep penyelenggaraan MTQ Kaltim 2026.

Sementara itu, untuk jadwal pelaksanaan, MTQ ke-46 Tingkat Provinsi Kaltim direncanakan berlangsung di Tenggarong pada 3 hingga 10 Desember 2026.

Rentang waktu tersebut membuat panitia memiliki waktu sekitar dua bulan sejak target dimulainya pekerjaan teknis pada 1 Oktober.

Mulai dari penataan arena utama di halaman Kantor Bupati Kukar hingga kebutuhan teknis masing-masing bidang akan dipersiapkan secara bertahap menjelang pelaksanaan.

Dengan lokasi utama yang telah mengerucut dan sejumlah konsep penyelenggaraan telah disepakati, tahapan berikutnya akan difokuskan pada persetujuan akhir serta pengerjaan teknis di lapangan. (adv/diskominfokukar)

Bagikan: