Maria Christina Mozes Nahkodai YJI Kutai Barat, Fokus Perluas Edukasi dan Gerakan Jantung Sehat

FRASA.ID, KUTAI BARAT– Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Cabang Kabupaten Kutai Barat resmi memiliki kepengurusan baru untuk masa bakti 2026–2031. Maria Christina Mozes Edwin dipercaya memimpin organisasi tersebut dengan membawa misi memperkuat gerakan promotif dan preventif guna meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan jantung.

Pelantikan berlangsung di Gedung Aji Tulur Jejangkat, Sendawar, Jumat (24/7/2026). Prosesi dipimpin Ketua Yayasan Jantung Indonesia Provinsi Kalimantan Timur, Wahyu Seno Aji, yang sekaligus menyerahkan bendera pataka dan surat tugas sebagai tanda dimulainya masa bakti kepengurusan baru.

Baca juga  Harapan Ketua DPRD Kaltim Hasanuddin Mas'ud di HUT RI ke-78, Singgung Soal Deputi Otorita

Dalam sambutannya, Wahyu menegaskan penyakit jantung masih menjadi salah satu ancaman kesehatan yang memerlukan perhatian serius. Karena itu, menurutnya, upaya pencegahan harus menjadi fokus utama melalui edukasi yang berkelanjutan kepada masyarakat.

“Lebih baik mencegah daripada mengobati. Kami berharap pengurus yang baru mampu menjalankan amanah ini dengan penuh tanggung jawab serta menjadi mitra pemerintah dalam mengampanyekan pola hidup sehat,” ujarnya.

Ia menilai keberadaan YJI di daerah memiliki posisi strategis dalam membangun kesadaran masyarakat untuk menerapkan gaya hidup sehat sebagai langkah menekan risiko penyakit jantung dan pembuluh darah.

Baca juga  Dahau Behempas Open Putri 2025: Dukung Langkah Bersejarah Atlet Putri Kutai Barat!

Sementara itu, Ketua Panitia Pelantikan Hengki Pranata mengatakan terbentuknya kepengurusan YJI Kutai Barat periode 2026–2031 menjadi langkah awal memperkuat berbagai program kesehatan berbasis masyarakat.

Menurut Hengki, kepengurusan baru tidak hanya akan menjalankan fungsi organisasi, tetapi juga menghadirkan kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Pelantikan ini menjadi titik awal pelaksanaan program-program nyata. Dalam waktu dekat kami akan menggelar senam jantung sehat dan pemeriksaan kesehatan atau skrining untuk mendeteksi dini penyakit jantung beserta faktor risikonya,” katanya.

Baca juga  Stunting Bukan Hanya Urusan Balita, Kutim Terapkan Pendekatan Siklus Hidup

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Kutai Barat, Yayasan Jantung Indonesia Provinsi Kalimantan Timur, serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya pelantikan tersebut.

Melalui kepemimpinan Maria Christina Mozes Edwin, YJI Kutai Barat diharapkan mampu memperluas jangkauan edukasi kesehatan hingga ke masyarakat, membangun budaya hidup aktif, serta memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dan berbagai pemangku kepentingan dalam upaya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.(adv/diskominfokubar)

Bagikan: