Pengurus YJI Kutai Barat Dilantik, Bupati Dorong Gerakan Hidup Sehat Menjangkau Hingga Kampung

FRASA.ID, KUTAI BARAT– Upaya membangun budaya hidup sehat di Kabupaten Kutai Barat kembali diperkuat. Hal itu ditandai dengan pelantikan Pengurus Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Cabang Kutai Barat Masa Bakti 2026–2031 di Gedung ATJ, Jumat (24/7/2026).

Pelantikan dihadiri Bupati Kutai Barat Frederick Edwin, Wakil Gubernur Kalimantan Timur Seno Aji, Ketua Yayasan Jantung Indonesia Provinsi Kalimantan Timur Wahyu Hernaningsih Seno Aji, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan DPRD Kutai Barat, Sekretaris Daerah beserta jajaran, pimpinan rumah sakit, Ketua KORMI, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kutai Barat, serta sejumlah tamu undangan.

Dalam kesempatan itu, Maria Christina Frederick Edwin, S.E. resmi dilantik sebagai Ketua YJI Cabang Kutai Barat bersama jajaran pengurus untuk masa bakti 2026–2031.

Baca juga  Dinkes Kutim Terima Penghargaan Sebagai Bentuk Komitmen Terhadap Program SBS

Bupati Frederick Edwin mengatakan kepengurusan baru YJI memiliki peran penting sebagai mitra pemerintah dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan penyakit jantung melalui edukasi dan pembiasaan pola hidup sehat.

“Selamat kepada Ibu Maria Christina Frederick Edwin beserta seluruh pengurus yang telah dilantik. Amanah ini bukan sekadar menjalankan organisasi, tetapi juga mengemban misi kemanusiaan untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Kutai Barat,” ujar Frederick.

Menurutnya, penyakit jantung masih menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi di Indonesia. Karena itu, pendekatan promotif dan preventif harus terus diperkuat agar masyarakat semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan sejak usia dini.

Baca juga  Wisata Edukasi Jadi Program Unggulan Disputakar Balikpapan untuk Tanamkan Minat Baca Anak Usia Dini

Frederick menilai keberadaan Yayasan Jantung Indonesia dapat menjadi motor penggerak perubahan perilaku masyarakat melalui berbagai program yang mendorong penerapan gaya hidup sehat secara berkelanjutan.

Ia pun meminta kepengurusan baru memprioritaskan pengembangan Klub Jantung Sehat hingga ke tingkat kecamatan dan kampung sehingga aktivitas olahraga dapat menjadi bagian dari kebiasaan masyarakat.

Selain itu, edukasi mengenai Panca Usaha Jantung Sehat melalui konsep SEHAT juga perlu terus digencarkan, yakni menyeimbangkan gizi, menghindari rokok, mengelola stres, mengontrol tekanan darah, dan rutin berolahraga.

Bupati juga menekankan pentingnya kolaborasi antara YJI dengan Pemerintah Kabupaten Kutai Barat, Dinas Kesehatan, fasilitas pelayanan kesehatan, organisasi kemasyarakatan, hingga berbagai pemangku kepentingan lainnya agar program pencegahan penyakit jantung dapat berjalan lebih efektif dan menjangkau masyarakat secara luas.

Baca juga  Pj Sekda Kubar Evaluasi Kinerja Mal Pelayanan Publik, Fokus Tingkatkan Kualitas Layanan Warga

“Pemerintah Kabupaten Kutai Barat siap mendukung berbagai program Yayasan Jantung Indonesia sebagai bagian dari upaya mewujudkan masyarakat yang sehat, produktif, dan sejahtera,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Kalimantan Timur Seno Aji mengajak masyarakat menjadikan pola hidup sehat sebagai budaya sehari-hari. Menurutnya, menjaga kesehatan jantung merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, bukan hanya tenaga kesehatan.

Melalui kepengurusan YJI Cabang Kutai Barat yang baru, pemerintah berharap gerakan promotif dan preventif di bidang kesehatan jantung semakin berkembang, sekaligus memperkuat upaya peningkatan kualitas hidup masyarakat di Bumi Tanaa Purai Ngeriman.(adv/diskominfokubar)

Bagikan: