Bupati Kubar Apresiasi Komitmen Pemprov Kaltim Bangun Ruas Jalan Bongan-Gerunggung

FRASA.ID, KUTAI BARAT– Bupati Kutai Barat Frederick Edwin menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur atas dukungan pembangunan infrastruktur di wilayah Kabupaten Kutai Barat, khususnya rencana rekonstruksi ruas Jalan Bongan-Gerunggung yang menjadi akses utama menuju sejumlah kampung tertinggal di Kecamatan Bongan.

Pernyataan tersebut disampaikan Frederick Edwin dalam konferensi pers yang digelar di Kantor Bupati Kutai Barat, Rabu (4/6/2026). Dalam kesempatan itu, ia didampingi Penjabat Sekretaris Kabupaten Kamius Junaidi serta sejumlah pejabat perangkat daerah terkait.

Frederick mengungkapkan, hingga saat ini masih terdapat tiga kampung di Kecamatan Bongan yang berstatus tertinggal, yakni Kampung Deraya, Kampung Tanjung Soke, dan Kampung Gerunggung. Sementara Kampung Lemper telah berhasil naik status menjadi kampung berkembang pada 2025.

Baca juga  Sutomo Jabir Berikan Acungan Jempol ke Pemkot Atas Upaya Mereka Menjadikan Samarinda Kota Maju

Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil pembangunan yang dilakukan secara berkelanjutan oleh pemerintah daerah dari waktu ke waktu.

“Kami juga mengapresiasi upaya pemerintah daerah sebelumnya yang telah berkontribusi dalam pembangunan wilayah sehingga Kampung Lemper berhasil meningkat statusnya menjadi kampung berkembang,” kata Frederick.

Ia menjelaskan, akses menuju empat kampung tersebut berada dalam satu koridor jalan yang menghubungkan Jalan Nasional Trans Kalimantan di Kecamatan Bongan hingga Kampung Gerunggung dengan panjang mencapai sekitar 45 kilometer.

Baca juga  Disnakertrans kolaborasi dengan DPK Kaltim akan Optimalkan Penggunaan Aplikasi Srikandi

Untuk meningkatkan konektivitas kawasan tersebut, Pemkab Kutai Barat telah mengalokasikan berbagai program pembangunan sejak 2017. Penanganan yang dilakukan meliputi rekonstruksi jalan, pembangunan jembatan, serta penyediaan akses penghubung pada sejumlah titik sungai dan anak sungai.

“Selama periode 2017 hingga 2025, total anggaran yang telah digelontorkan mencapai sekitar Rp69,57 miliar,” ujarnya.

Selain itu, pada tahun anggaran 2026, pemerintah daerah kembali mengalokasikan dana sebesar Rp10 miliar untuk pembangunan jalan beton sepanjang dua kilometer. Program tersebut akan diselaraskan dengan rencana pembangunan yang akan dilaksanakan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.

Berdasarkan data pemerintah daerah, kondisi jalan saat ini baru sekitar 10 kilometer yang telah beraspal dan dibeton. Sementara sebagian besar ruas lainnya masih berupa jalan tanah yang memerlukan peningkatan kualitas infrastruktur.

Baca juga  Tingkatkan Minat Baca, Kutai Timur Andalkan 40 Perpustakaan yang Tersebar hingga ke Desa

Frederick menilai dukungan dari Pemprov Kaltim akan menjadi langkah penting dalam mempercepat pembangunan wilayah pedalaman. Selain memperlancar mobilitas masyarakat, perbaikan akses jalan juga diyakini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.

“Dengan konektivitas yang semakin baik, masyarakat akan lebih mudah mengakses layanan dasar dan peluang ekonomi. Ini menjadi bagian penting dari upaya meningkatkan kesejahteraan warga di wilayah pedalaman,” pungkasnya.

(Adv/Diskominfo Kutai Barat)

Bagikan: