Bangunan Kayu Mulai Tak Layak, Puskesmas Sangatta Utara Masuk Prioritas Revitalisasi 2026

Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kutai Timur, Sumarno

SANGATTA — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Timur (Kutim) terus berupaya untuk meningkatkan kualitas layana kesehatan, baik dari segi sarana maupun prasarana. Salah satu yang menjadi prototas adalan revitalisasi Puskesmas Sangatta Utara.

Kondisi banguan Puskesmas yang masih menggunakan struktur kayu kini dinilai tidak lagi memadai untuk menampung kebutuhan pelayanan yang terus meningkat.

Situasi ini mendorong pemerintah daerah menetapkan puskesmas tersebut sebagai prioritas revitalisasi besar pada 2026.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kutim, Sumarno, menegaskan bahwa perbaikan total menjadi satu-satunya pilihan agar layanan kesehatan di wilayah tersebut bisa memenuhi standar pelayanan modern.

Baca juga  Akibat Pandemi Covid-19, Dinkes Kutim Lakukan Imunisasi Kejar

“Sangatta Utara memang sudah direncanakan untuk dibangun ulang pada 2026,” ujarnya, Rabu (26/11/2025).

Menurutnya, Puskesmas dalam kondisi sekarang tidak lagi relevan dengan jumlah penduduk Sangatta yang terus bertambah. Ruang layanan terbatas, fasilitas sudah menua, dan kualitas bangunan tidak mendukung pelayanan yang aman dan nyaman.

“Kita ingin pelayanan terbaik. Karena itu harus dibangun dengan standar baru,” tegasnya.

Revitalisasi Puskesmas Sangatta Utara tidak berhenti pada pembangunan fisik. Proyek ini diarahkan untuk menjawab masalah mendasar layanan primer seperti kapasitas ruang yang kurang, sanitasi yang belum standar, serta kelengkapan fasilitas medis yang tidak lagi memadai.

Baca juga  Pemkab Kutim Gelar Jalan Santai Dalam Rangka HUT KORPRI ke-53

Pemkab Kutim merencanakan pembangunan gedung lengkap dengan ruang layanan dan ruang tunggu, peningkatan sanitasi dan aksesibilitas, penyempurnaan ruang farmasi, laboratorium, dan Unit Gawat Darurat (UGD).

Sumarno menambahkan bahwa revitalisasi fisik harus berjalan paralel dengan peningkatan Sumbwr Daya Manusia (SDM). Analisis kebutuhan tenaga kesehatan sedang dilakukan agar puskesmas baru memiliki komposisi tenaga yang ideal.

Baca juga  Belasan Anggota DPRD Kaltim Hadiri Paripurna Jelang HUT Kemerdekaan RI

Puskesmas Sangatta Utara nantinya akan memperkuat SDM dengan menghadirkan dokter layanan primer, perawat dan bidan, serta tenaga analis laboratorium dan farmasi.

Revitalisasi ini juga merupakan jawaban atas keluhan masyarakat yang selama bertahun-tahun menganggap Puskesmas Sangatta Utara tidak lagi layak untuk pelayanan padat dan beragam.

Keterbatasan ruang kerap membuat antrean panjang, sementara fasilitas medis belum memadai untuk pemeriksaan yang lebih komprehensif.

Pemerintah berharap pembangunan ulang akan mengubah wajah layanan kesehatan di Sangatta Utara, sekaligus menjadi model puskesmas modern di Kutim. (Adv)

Bagikan: