Penulis Australia Temukan Referensi di Perpustakaan Kaltim

FRASA.ID, SAMARINDA- Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Timur (DPK Kaltim) kembali menjadi tempat kunjungan wisatawan mancanegara. Kali ini, seorang penulis asal Australia, Michael Hopes, datang ke perpustakaan untuk mencari referensi terkait sejarah Kutai abad 18-19.

Michael, yang lahir di Sydney pada tahun 1956, telah lama tertarik dengan budaya dan sejarah Kalimantan Timur. Ia telah menulis beberapa buku tentang suku Dayak, termasuk buku berjudul ILMU: Magic and Divination amongst the Benuaq and Tunjung Dayak yang diterbitkan pada tahun 1997.

Baca juga  Gelar Bukber Bersama Kades se-Kukar, Edi Damansyah Ucapkan Selamat Atas Penambahan Masa Jabatan Kades

Ketika mengunjungi DPK Kaltim, Michael disambut oleh petugas perpustakaan. Ia pun langsung meminta bantuan untuk mencari literatur yang dibutuhkannya.

“Saya sangat senang bisa kembali ke perpustakaan ini,” kata Michael. “Saya pertama kali datang ke sini pada tahun 1992, dan saya selalu menemukan referensi yang saya butuhkan.”

Michael mengatakan bahwa ia berencana untuk menulis buku terbaru tentang sejarah Kutai dengan Suku Dayak. Ia berharap referensi yang ia temukan di DPK Kaltim dapat membantunya dalam menyelesaikan buku tersebut.

Baca juga  AYL-AZA Dinyatakan Lolos Verivikasi KPU Kukar Jalur Independen di Pilkada 2024

“Perpustakaan ini adalah sumber daya yang sangat berharga bagi para peneliti dan penulis,” kata Michael. “Saya sangat berterima kasih atas bantuan yang telah diberikan kepada saya.”

Kepala DPK Kaltim, M. Yusuf, menyambut baik kedatangan Michael. Ia mengatakan bahwa perpustakaan selalu terbuka untuk melayani wisatawan mancanegara yang ingin mempelajari budaya dan sejarah Kalimantan Timur.

Baca juga  Mengenal Komunitas Gembel, Membumikan Literasi di Penajam Paser Utara

“Kami sangat senang bisa menjadi tempat belajar bagi para wisatawan mancanegara,” kata Yusuf. “Kami berharap perpustakaan ini dapat menjadi jembatan antara budaya Kalimantan Timur dengan dunia internasional.” (ADV)

Bagikan: