FRASA.ID, TENGGARONG – Momentum Hari Kartini menjadi pengingat bahwa perjuangan perempuan Indonesia terus berlanjut dalam berbagai bidang, termasuk di institusi kepolisian. Hal tersebut tercermin pada sosok Ipda Fabiola Umaida, perwira muda Polri yang kini bertugas di Polres Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur.
Di usia 23 tahun, lulusan Akademi Kepolisian 2024 ini menjabat sebagai Kanit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Satuan Lalu Lintas Polres Kukar. Ia mengaku pilihan menjadi anggota Polri merupakan panggilan hati yang telah tumbuh sejak lama.
“Saya sejak dulu bercita-cita menjadi polisi. Saya ingin bisa berinteraksi langsung dengan masyarakat dan memberikan manfaat melalui profesi ini,” ujarnya.
Perempuan kelahiran Lampung tersebut telah menjalani sejumlah penugasan sejak awal kariernya. Ia pernah bertugas di fungsi Samapta serta di Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Kalimantan Timur sebelum akhirnya dipercaya mengemban tugas di Satlantas Polres Kukar.
Menurutnya, wilayah Kukar yang luas dengan karakteristik masyarakat yang beragam menjadi tantangan sekaligus peluang dalam menjalankan tugas.
“Setiap wilayah memiliki karakter berbeda. Ini menjadi kesempatan bagi saya untuk lebih memahami masyarakat dan meningkatkan kualitas pelayanan,” katanya.
Meski jauh dari kampung halaman, Ipda Fabiola mengaku tidak mengalami kesulitan berarti. Ia merasa nyaman bertugas di Kalimantan Timur berkat lingkungan yang kondusif serta masyarakat yang terbuka.
Selain menjalankan tugas kedinasan, ia juga aktif memanfaatkan media sosial sebagai sarana komunikasi positif. Dengan jumlah pengikut yang cukup besar, ia menilai pentingnya menjaga sikap dan integritas sebagai figur publik.
“Ada tanggung jawab moral untuk memberikan contoh yang baik, sehingga saya harus tetap menjaga perilaku, baik di dunia nyata maupun di media sosial,” ungkapnya.
Dalam memaknai Hari Kartini, Ipda Fabiola menilai perempuan saat ini memiliki peluang yang luas untuk berkontribusi di berbagai sektor. Ia menegaskan bahwa perempuan tidak lagi dibatasi oleh peran tertentu.
“Perempuan bisa berkarya dan berkontribusi dalam pembangunan. Ini bukan hanya soal kesetaraan, tetapi tentang bagaimana kita bisa mengambil peran,” tegasnya.
Ia pun mengajak generasi muda, khususnya perempuan, untuk terus percaya diri dan berani mengejar cita-cita.
“Setiap orang memiliki kesempatan yang sama. Yang terpenting adalah tetap menjadi diri sendiri dan konsisten dengan prinsip hidup,” pesannya.
Di luar tugas, Ipda Fabiola aktif berolahraga, seperti bermain basket, serta kerap berinteraksi dengan masyarakat. Ia juga memanfaatkan waktu luang untuk mengenal lebih dekat wilayah Kukar.
Baginya, dukungan orang tua menjadi motivasi utama dalam menjalani pengabdian sebagai anggota Polri.
Pada peringatan Hari Kartini, sosok Ipda Fabiola Umaida menjadi representasi perempuan tangguh masa kini yang mampu mengemban tanggung jawab, menjaga integritas, serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan negara.






