Mahyunadi Titip Pesan untuk LPADKT Kutim: Pemuda Dayak Harus Jadi Penggerak Pembangunan

Frasa.Id, Kutai Timur – Kepengurusan baru Laskar Pemuda Adat Dayak Kalimantan Timur dan Utara (LPADKT) Kabupaten Kutai Timur periode 2026-2030 resmi dikukuhkan. Momentum tersebut turut menjadi ruang bagi Pemerintah Kabupaten Kutai Timur untuk mendorong generasi muda agar semakin aktif mengambil bagian dalam pembangunan daerah.

Pesan itu disampaikan Wakil Bupati Kutai Timur, Mahyunadi, saat menghadiri pelantikan pengurus LPADKT Kutim di Gedung Serbaguna Bukit Pelangi Sangatta, Jumat (2/10/2026) malam.

Mahyunadi mengatakan organisasi kepemudaan dan kemasyarakatan memiliki posisi penting dalam menjaga suasana daerah tetap harmonis. Terlebih Kutai Timur dihuni masyarakat dengan latar belakang suku, agama dan budaya yang beragam.

Baca juga  Tingkatkan Kesejahteraan Guru TK dan Paud, Disdikbud Kutim Tambah Insentif

Menurutnya, perbedaan yang ada tidak semestinya menjadi alasan munculnya sekat di tengah masyarakat. Justru keberagaman tersebut dapat menjadi modal sosial untuk membangun Kutai Timur secara bersama-sama.

“Kita tidak perlu menjadi sama untuk dapat hidup bersama. Kita boleh berbeda suku, agama, maupun pandangan, tetapi ketika bicara Kutai Timur, kita punya kepentingan yang sama untuk menjaga daerah ini aman dan sejahtera,” ujar Mahyunadi.

Politikus Partai Perindo itu juga mengingatkan pentingnya mempertahankan mekanisme penyelesaian persoalan melalui pendekatan kekeluargaan. Dalam hal tersebut, keberadaan tokoh adat dinilai dapat menjadi jembatan ketika terjadi persoalan yang berpotensi mengganggu hubungan antarwarga.

Baca juga  PBSI Kutim Fokus Bangun Mental Juara Atlet Muda Lewat Sirnas C 2026

Mahyunadi menyebut Kalimantan Timur memiliki pengalaman dalam menjaga kondisi sosial tetap stabil, terlebih provinsi ini kini menjadi wilayah pembangunan Ibu Kota Nusantara. Karena itu, tradisi musyawarah yang selama ini hidup dalam masyarakat perlu terus dijaga.

“Jika ada perselisihan antarwarga, utamakan penyelesaian melalui jalur kekeluargaan dan lembaga adat sebelum melangkah ke ranah lain agar kedamaian tetap terjaga,” katanya.

Di sisi lain, mantan Ketua DPRD Kutim periode 2014-2019 tersebut meminta LPADKT tidak hanya berkutat pada kegiatan organisasi. Ia mendorong pemuda Dayak untuk mengambil kesempatan yang tersedia, terutama dalam bidang ekonomi, pendidikan dan peningkatan kapasitas diri.

Baca juga  Program Prioritas Dinas Kesehatan Kutai Timur Berjalan Lancar

Mahyunadi berharap kepengurusan LPADKT Kutim yang baru dapat menyusun program yang menyentuh kebutuhan generasi muda. Pelatihan kerja, pengembangan keterampilan dan pembinaan kewirausahaan dinilai dapat menjadi bagian dari langkah menyiapkan pemuda agar memiliki daya saing.

Pemerintah daerah, lanjutnya, membuka ruang komunikasi dan kerja sama dengan berbagai organisasi kemasyarakatan. Kolaborasi tersebut diharapkan tidak berhenti pada seremoni, tetapi berkembang menjadi kegiatan yang memberikan manfaat konkret bagi masyarakat.

“Selamat kepada pengurus yang baru dilantik. Semoga amanah menjalankan tugas, mampu mengembangkan organisasi, dan terus menjadi bagian dari pemerintah dalam merawat persatuan sekaligus ikut membangun Kutai Timur,” pungkas Mahyunadi.

Bagikan: