FRASA.ID,KUTAI KARTANEGARA – Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP2KB) Kutai Kartanegara (Kukar) mendorong pemerataan pembentukan Kampung Keluarga Berkualitas (Kampung KB) di seluruh desa dan kelurahan. Upaya ini dilakukan untuk memperluas jangkauan pelayanan, edukasi, serta pemberdayaan masyarakat melalui program pembangunan keluarga yang terintegrasi.
Sekretaris DP2KB Kukar, Sri Lindawati, mengatakan saat ini terdapat sekitar 142 Kampung KB dari total kurang lebih 237 desa dan kelurahan di Kukar. Meski telah tersebar di seluruh kecamatan, keberadaannya belum menjangkau seluruh wilayah sehingga pembentukan kampung baru masih perlu didorong secara bertahap.
Menurut Sri, Kampung KB tidak hanya berfokus pada pelayanan kontrasepsi atau program keluarga berencana. Lebih dari itu, Kampung KB menjadi wadah pelaksanaan berbagai kegiatan dari tiga bidang di DP2KB yang melibatkan masyarakat dan pemangku kepentingan di tingkat desa maupun kelurahan.
“Jadi Kampung KB itu bukan sekadar kampung keluarga berencana, tetapi Kampung Keluarga Berkualitas. Di dalamnya ada berbagai kegiatan yang diampu tiga bidang dan diharapkan semuanya bisa berjalan di sana,” ujar Sri kepada KutaiRaya.com, Selasa (20/10/2026).
Ia menjelaskan, kegiatan yang dapat diintegrasikan melalui Kampung KB meliputi pelayanan keluarga berencana, komunikasi, informasi dan edukasi (KIE), hingga pemberdayaan masyarakat. Selain itu, Kampung KB juga berperan dalam pengumpulan dan koordinasi data yang berkaitan dengan kondisi keluarga dan kebutuhan masyarakat di tingkat lokal.
Sri menambahkan, data tersebut dapat menjadi salah satu dasar bagi pemerintah dalam menyusun program yang lebih sesuai dengan kondisi dan kebutuhan warga. Karena itu, keterlibatan berbagai bidang serta dukungan pemerintah desa, kelurahan, dan masyarakat diperlukan agar kegiatan Kampung KB berjalan optimal.
Untuk mendukung pelaksanaan program, DP2KB Kukar mengoptimalkan peran Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) dan Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) dalam pendampingan di tingkat desa. Melalui penguatan peran petugas dan perluasan cakupan Kampung KB, pemerintah daerah berharap pelayanan pembangunan keluarga, edukasi, serta pemberdayaan masyarakat dapat berlangsung lebih terpadu dan menjangkau lebih banyak warga.(adv/diskomkukar)






