KukarGo Dikembangkan Jadi Rumah Digital UMKM, Ojek hingga Jasa Pijat Lokal Disiapkan

FRASA.ID,KUTAI KARTANEGARA – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) terus memperluas fungsi KukarGo sebagai platform digital yang mempertemukan masyarakat dengan pelaku usaha dan penyedia jasa lokal. Tidak hanya menjadi sarana promosi produk makanan dan kerajinan, platform ini juga dirancang untuk menampung berbagai layanan masyarakat, mulai dari ojek hingga jasa pijat.

Pengembangan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkab Kukar memperkuat ekonomi lokal melalui pemanfaatan teknologi digital. Dengan cakupan 20 kecamatan, KukarGo diharapkan dapat membuka peluang pemasaran yang lebih luas bagi pelaku usaha sekaligus memudahkan masyarakat menemukan produk dan jasa di daerahnya sendiri.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kukar, Alfian Noor, mengatakan KukarGo memiliki konsep berbeda dari marketplace nasional karena secara khusus mengutamakan produk dan layanan yang berasal dari Kukar.

Baca juga  Jalan Penghubung di Desa Embalut Bakal Diperbaiki Pemkab Kukar Sepanjang 20 KM

“KukarGo kami rancang sebagai ruang digital bagi masyarakat Kukar. Produk dan jasa dari setiap kecamatan akan memiliki kesempatan untuk dikenal lebih luas, sehingga masyarakat bisa lebih mudah menemukan potensi usaha yang ada di daerahnya,” ujar Alfian kepada KutaiRaya.com, Kamis (15/10/2026).

Ia menjelaskan, pengelompokan produk berdasarkan kecamatan menjadi salah satu keunggulan yang tengah dikembangkan. Ketika pengguna memilih wilayah tertentu, misalnya Muara Badak, mereka dapat menemukan berbagai produk olahan, kerajinan, dan barang lokal yang ditawarkan pelaku usaha dari kawasan tersebut.

Pengguna selanjutnya dapat melihat informasi produk, harga, serta menghubungi penjual melalui kontak yang tersedia. Pola ini diharapkan membantu konsumen menemukan produk lokal secara lebih terarah sekaligus memberikan ruang promosi bagi pelaku usaha yang selama ini harus bersaing dengan produk dari berbagai daerah.

Baca juga  Jalan Menuju Fasilitas Layanan Publik di Kota Bangun Darat Ditingkatkan Tahun Depan

Selain sektor perdagangan, KukarGo juga diarahkan menjadi wadah bagi penyedia jasa. Alfian menyebut layanan ojek lokal dan jasa pijat sebagai contoh layanan yang berpotensi dimasukkan dalam pengembangan berikutnya, sehingga kebutuhan masyarakat dapat terhubung dengan penyedia jasa di lingkungan sekitar.

“Ke depan, KukarGo tidak hanya digunakan untuk mencari barang. Masyarakat juga diharapkan bisa menemukan jasa yang mereka perlukan, sehingga manfaat platform ini semakin luas bagi warga maupun penyedia layanan lokal,” jelasnya.

Untuk mendukung partisipasi pelaku usaha, Pemkab Kukar tidak mengenakan biaya penggunaan platform sebagai sarana promosi dan pemasaran. Saat ini, pengembangan KukarGo masih berlanjut, termasuk penyempurnaan sistem transaksi dan perluasan akses bagi pengguna perangkat digital. Aplikasi untuk Android telah tersedia di Play Store, sedangkan pengembangan akses bagi pengguna iPhone masih dalam proses koordinasi.

Baca juga  Edi Damansyah Inginkan Ada Peran Petani Muda Untuk Optimalkan Potensi Pertanian

Pemkab Kukar juga mengkaji mekanisme pembayaran digital agar transaksi dapat berjalan dengan aman dan sesuai ketentuan. Koordinasi dengan pihak terkait, termasuk Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), menjadi bagian dari proses yang dilakukan sebelum pengembangan sistem pembayaran dilanjutkan. Melalui penguatan fitur dan perluasan jenis layanan, KukarGo diharapkan tumbuh menjadi ekosistem digital lokal yang mendukung promosi usaha, mempertemukan penyedia jasa dengan konsumen, serta memperkuat perputaran ekonomi masyarakat di 20 kecamatan.(adv/diskomkukar)

Bagikan: