FRASA.ID, KUTAI KARTANEGARA– Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kutai Kartanegara (Kukar) menargetkan uang saku atlet kontingen Kukar sudah berada di tangan masing-masing atlet paling lambat tiga hari sebelum keberangkatan menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur (Kaltim) 2026 di Kabupaten Paser.
Kepala Dispora Kukar Aji Ali Husni menyebut, setiap atlet akan memperoleh uang saku sebesar Rp400 ribu untuk setiap hari pertandingan.
Nilai tersebut kemudian disesuaikan dengan durasi pertandingan masing-masing cabang olahraga (cabor).
“Uang saku para atlet nanti, masing-masing sejumlah Rp400 ribu, kemudian dikalikan jumlah hari,” kata Aji Ali Husni, Rabu (23/9/2026).
Dengan skema tersebut, nominal yang diterima atlet tidak dibuat sama rata.
Lama pertandingan menjadi dasar perhitungan karena setiap cabor memiliki jadwal dan durasi pertandingan berbeda.
Aji Ali menjelaskan, Dispora Kukar masih menunggu kepastian jadwal pertandingan dari Panitia Besar (PB) Porprov Kaltim sebagai salah satu acuan untuk menghitung kebutuhan anggaran uang saku kontingen.
Di sisi lain, proses penganggaran juga tengah dimatangkan.
Dispora Kukar berkoordinasi dengan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) serta Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).
Langkah tersebut dilakukan agar kebutuhan pembiayaan kontingen dapat segera diproses sesuai mekanisme yang berlaku.
Aji Ali mengatakan, pihaknya akan menyiapkan telaahan untuk disampaikan kepada Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar yang juga menjabat sebagai Ketua TAPD.
Telaahan itu menjadi dasar pembahasan lebih lanjut mengenai kebutuhan anggaran, termasuk alokasi untuk uang saku atlet yang akan mengikuti Porprov Kaltim 2026.
“Target dari Dispora Kukar H-3 uang saku atlet sudah dicairkan. Ini sesuai permintaan teman-teman, mereka meminta agar H-3 uang saku sudah sampai ke tangan,” tegasnya.
Persiapan kontingen Kukar tidak berhenti pada kebutuhan uang saku. Dispora juga menyiapkan aspek pendukung selama atlet menjalani pertandingan di Paser.
Salah satunya berkaitan dengan transportasi.
Kali ini, pengaturan perjalanan tidak dipusatkan melalui satu penyedia jasa, melainkan diberikan kepada masing-masing cabor.
Cabor akan mengatur perjalanan atlet dari Tenggarong menuju lokasi pertandingan di Paser, termasuk menentukan waktu keberangkatan dan kepulangan sesuai agenda pertandingan.
Menurut Aji Ali, pilihan tersebut berkaitan dengan karakter jadwal setiap cabor yang tidak seragam.
Ada atlet yang harus berada di Paser lebih awal, sementara sebagian lainnya baru berangkat ketika jadwal pertandingan sudah mendekati hari pelaksanaan.
Skema itu sekaligus memberikan ruang bagi pengurus cabor untuk mengatur perjalanan berdasarkan kondisi atlet.
“Kalau kita serahkan ke pihak ketiga, tentu pihak ketiga akan mengejar target. Sementara kalau mereka sendiri yang atur, mereka bisa sesuaikan waktu perjalanan, termasuk kapan harus beristirahat untuk menjaga kondisi fisik atletnya,” ujar Aji Ali Husni.
Pengaturan mandiri tersebut diharapkan membuat perjalanan atlet lebih fleksibel.
Cabor dapat memperhitungkan kebutuhan istirahat, waktu makan dan minum, serta menyesuaikan keberangkatan dengan jadwal pertandingan.
Dispora Kukar memastikan mekanisme tersebut telah dikomunikasikan bersama masing-masing cabor sehingga kebutuhan transportasi dapat disesuaikan dengan agenda pertandingan.
Porprov Kaltim 2026 menjadi agenda olahraga yang membutuhkan kesiapan kontingen secara menyeluruh.
Karena itu, Dispora Kukar tidak hanya berkonsentrasi pada persiapan atlet dan pertandingan, tetapi juga memastikan kebutuhan pendukung dapat tersedia sebelum kontingen diberangkatkan.
Uang saku menjadi salah satu kebutuhan yang kini mendapat perhatian karena berkaitan langsung dengan kebutuhan atlet selama berada di Paser.
Dengan target pencairan H-3, Dispora Kukar masih mempercepat proses administrasi dan koordinasi anggaran agar kebutuhan tersebut tidak menghambat persiapan kontingen.
Di sisi lain, masing-masing cabor juga diminta mematangkan kebutuhan perjalanan dan akomodasi berdasarkan jadwal pertandingan yang telah ditetapkan.
Aji Ali berharap seluruh persiapan tersebut dapat membuat atlet lebih berkonsentrasi pada target pertandingan ketika sudah berada di Paser. (adv/diskominfokukar)






