Bawaslu Kukar Konsolidasi ke PDIP soal Data Partai dan Pemilu 2029

FRASA.ID, TENGGARONG-Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) melakukan kunjungan ke Dewan Pimpinan Cabang PDI Perjuangan Kukar pada Jumat, 10 April 2026. Kunjungan ini merupakan bagian dari konsolidasi pengawasan serta persiapan menghadapi tahapan Pemilu 2029.

Ketua Bawaslu Kukar, Teguh Wibowo, mengatakan kegiatan tersebut menjadi agenda rutin lembaganya untuk memperkuat hubungan dengan partai politik sebagai mitra strategis dalam proses demokrasi.

Baca juga  Daftar 5 Jembatan Baru yang Dibangun Dinas PU Kukar Tahun 2023

“Kami melakukan konsolidasi demokrasi dengan partai politik. Ini program rutin,” kata Teguh saat ditemui usai pertemuan.

Menurut dia, Bawaslu tidak hanya mengunjungi satu partai, melainkan seluruh partai politik di Kukar. Tujuannya untuk memperkuat koordinasi, termasuk dalam pengawasan data melalui Sistem Informasi Partai Politik (SIPOL).

Selain itu, momentum bulan Syawal dimanfaatkan untuk mempererat hubungan melalui kegiatan halal bihalal dengan pengurus partai politik.

Baca juga  Tuan Rumah BBGRM 2025, Kota Bangun Tunjukkan Tradisi Guyub yang Tetap Hidup

Dalam pertemuan tersebut, Bawaslu dan pengurus partai membahas sejumlah isu, antara lain tahapan Pemilu 2029 serta kesiapan data kepartaian yang akan menjadi bagian penting dalam proses verifikasi.

Ketua DPC PDIP Kukar, Rendi Solihin, mengatakan pihaknya menyambut baik kunjungan tersebut. Ia menyebut diskusi juga mencakup kesiapan menghadapi kemungkinan perubahan skema pemilu dan pemilihan kepala daerah.

“Kami membahas kesiapan menghadapi Pemilu 2029 dan Pilkada, termasuk kemungkinan perubahan skema,” ujarnya.

Baca juga  Bupati Edi Damansyah: Penanganan Inflasi di Kutai Kartanegara Harus Konsisten

Rendi menambahkan, dinamika politik di Kukar juga dipengaruhi keberadaan kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), yang berpotensi berdampak pada penyesuaian wilayah dan daerah pemilihan.

Selain itu, kata dia, partainya mulai menyiapkan diri menghadapi verifikasi partai politik pada 2027, termasuk kemungkinan perubahan dapil.

“Kami juga menyiapkan verifikasi partai pada 2027 dan mengantisipasi perubahan dapil,” kata Rendi.

Bagikan: